27 Juni 2011

:: Orang Rese' ..?? Cuekin aja.. ::

Pernah berhadapan dengan orang-orang rese..??

Saya sering! Hihihihi..


Sebelum nulis notes ini, barusan saya selesai chat dengan seorang sahabat saya, yg bercerita bagaimana kesalnya dia harus berhadapan dengan salah seorang temen kantornya yang rese. Yang suka mencampuri urusannya. Bukan sampai disitu saja, tapi sudah memasuki tingkat "hina menghina.. " 



Wuihh sadis amat yak..? Saya aja yang mendengar cerita ini. Ikutan kesal sih, apalagi sahabat saya ini, hihihi..

Tapi untunglah suhu badan lagi dalam kondisi aman, emosi sedang bagus-bagusnya! Jadinya saya tadi sok bijak memberikan masukan untuk men-cuek-kan lahir bathin manusia-manusia dengan spesies tabiat seperti ini,hihihi...


Tapi beneran lho, manusia-manusia rese' seperti ini, enaknya emang dicuekin, kalau ngga tahan, lempar aja ke laut, habis perkara! Hahahha....! (TipsSesatJgnDitiru)


Saya sendiri yg sudah banyak berkenalan dan bersentuhan dengan orang banyak, sering kali dihadapkan dengan tipikal manusia seperti ini.

Emang bikin gondok sih sifatnya. Di-diamin, malah menjadi-jadi, dilayani malah makin berkobar! Serba salah, emang paling pas kalau manusia seperti ini dibuang aja ke laut! Hahahhaha!

Engga ding, yg tadi sumpah bercanda a.k.a ajaran sesat, kalau emang itu tips berhasil dan sukses, entah sudah berapa banyak orang yg saya lempar ke laut.. *lol..

Menghadapi orang-orang seperti ini, emang gampang-gampang susah. Butuh extra kesabaran tingkat dewa. Tapi bagaimana dong, kalau kita dalam posisi sedang tidak bisa sabar, apalagi bagi kaum perempuan nih yang sedang akan atau sedang kedatangan tamu bulanan. Wuihh berat banget tuh, lagi emosi sedang tidak menentu, ketemu orang rese, kayanya seperti ingin segera menjelma menjadi sumanto dan memangsa habis manusia-manusia rese ini,hahhaha!


Saya sering mengalami pengalaman tidak enak, ketika berhadapan dengan orang-orang seperti ini.

Tidak enaknya begini; sudah saya yang terdzalimi, eh, malah sy yg nampak seperti orang bego yang melayani keresehannya!

Over stupid banget dah! Bener-bener serba salah.

Akhirnya saya memilih men-cuek-an lahir bathin saja tiap berhadapan dgn orang-orang rese seperti. Berusaha mencari jalan untuk menghindarinya, yah saya anggap saja sedang menghindari setan dan peluang untuk berbuat dosa,hihihi...

Tapi kalau kondisi sedang tidak memungkinkan dan saya harus berhadapan bahkan kerjasama dengan tipikal orang seperti ini. Yah mau tidak mau sy tidak boleh menghindar dong..

Jalan yang saya gunakan, adalah berusaha tampil biasa-biasa saja. Jika sifat resenya kumat, yah langsung saya lempar ke laut aja,hahhaha! *sumpeeeehh ini becanda lagi... :P

Yah
, kalau sedang berada dalam sikond seperti ini. Paling sy mencoba melihat dari beberapa sisi. Pertama "siapa nih orang..?? " Kalau kedudukannya sama dengan saya, yah berarti dia bukan apa-apa, dan bukan siapa-siapa yang harus saya layani dan saya tanggapi, dan saya terus melanjutkan aktivitas saya seperti biasa. Paling kalau ngga tahan dengan resenya, saya pake headset dan putar lagu2 Linkin Park or Muse dan pasang muka tembok tanpa ekspresi di hadapannya. Hihihi..

Nah kalau misalnya si tukang "Rese" ini orang yg cukup ngaruh di lingkungan saya. Misalnya dia termasuk atasannya. Kalau saya pribadi yah, saya akan memutuskan berhenti bekerja padanya. Kenapa...??karena saya tidak akan bisa bekerja dengan atasan yang saya sudah tidak bisa hormati baik di depannya mau di belakangnya. Efeknya akan berdampak buruk bagi saya sendiri. Kalau sudah begini, siapa yang akan rugi besar kalau bukan saya sendiri...?? Lagian rejeki seluas langit bagi mereka yang terus berusaha.. :)


Dan kalau pun kita harus berhadapan dan butuh kerjasama dengan orang rese ini. Yah liat aja deh dari jenis "keresehan"nya! Kalau sifat resenya tidak berhubungan dengan bentuk kerjasama yg sedang dijalani. Yah cuekin aja.. Buat apa menjadi orang bego hanya untuk melayani sifat rese laknat seperti itu..?? Misalnya gini, Kita sedang terlibat kerjasama dlm satu project dengan manusia rese ini yang kebetulan tenaganya emang sangat dibutuhkan. Kalau resenya hanya seputar merecoki urusan privacy kita, maka bersifat seperti Dessy Ratnasari aja dgn "No comment"nya. Cuekin. Ngga usah digubris.

Nah lain halnya, kalau sifat resenya sudah mulai mempengaruhi "proyek kerjasama" kita. Ada baiknya mungkin kita tegur secara halus atau mengajaknya berbicara dari hati ke hati..*tsaahh.. Ceritakan secara jujur kalau sifat resenya itu bisa mendatangkan kerugiaan terhadap kerjasama yang sedang kalian godok.

Kalau sampai tahap itu si pembuat rese tak jera-jera juga...? CUT aja...

Atau coba ceritakan pada atasan, mungkin bisa mendapatkan solusi yg baik dari atasan.


Intinya, jangan merusak kebahagiaan kita sedikitpun untuk melayani orang-orang rese perusak kebahagiaan ini.

Kita berhak memilih dengan siapa kita ingin berteman bukan..?? Buat apa bergaul dengan orang-orang yang hanya akan mendatangkan keresahan bagi diri kita sendiri...?? Buang-buang waktu. Cuekin, hidup ini terlalu singkat jika harus melayani orang-orang seperti ini.

Sekali lagi, jangan rusak kebahagiaan yang kita miliki dengan melayani orang-orang rese tersebut. Apalagi harus berbuat dosa hanya karena keresehan orang lain. Rugi besarlah kita, buang-buang energi. Simpan energi kita buat orang-orang yang kita sayangi... :)


Salam

-MN-

26 Juni 2011

:: Keajaiban ::

Tuhan selalu menjentikkan keajaiban-Nya
lewat tangan – tangan  yang tak terduga 
sedikitpun oleh kita
 
 ~ Suatu ketika di udara bersama IJ ~
 
 
 
 
 
 

23 Juni 2011

:: 23 Juni 2011 ::

23 Juni 2011

Saya ulang tahun, dari kemarin malam speechless.. terlalu banyak yang ngasih kejutan hari ini, sampai-sampai mau menggambarkan ini semua lewat kata-kata, begitu sulit.. 

Yeaps, kelemahan saya, kalau dibuat terharu pasti gitu, air mata susah menetes, biasanya sih tengah-tengah malem gitu baru nangis bombay.. hehehe

*sigh*

untuk semua yang sudah terlibat dalam hidup seorang mhimi nurhaeda yang sangat biasa-biasa ini,  saya ingin memeluk satu-satu dan berkata, " Mhimi Nurhaeda Demmu" terlahir dari kebersamaan dan cerita yang pernah kita toreh bersama.. 

Keluarga besarku, Sahabat-sahabatku, matahariku... 

TERIMAKASIH..........!!!!!!!!!!





Ini bukan tentang apa yang telah diberikan di hari jadi saya, tapi ini tentang bagaimana kalian memberi spasi di kendi memory kalian untuk mengingat hari jadi saya, menyumbangkan waktu untuk mengucapkan ulang tahun, mengirimkan sebait doa, dan rangkulan yang penuh hangat.. 

Mungkin bagi orang lain itu nampak biasa-biasa sebagai ritual perayaan hari jadi,  tapi untuk seorang yang biasa-biasa seperti saya, ini sungguh luar biasa...!

Terimakasih semuanya sudah membuat hari ini menjadi hari yang begitu luar biasa... :)



Love,
Mhimi Nurhaeda Demmu




21 Juni 2011

Bulbo # Apa Curcol....??? :p

Habis nyasar di blognya Tebeh, ketemu Bulbo (again) Yihahaha!

jadi pengen ngisi bulbo juga, dah lama ngga ngisi bulbo, hihihihihih...


A : Apa yg kamu lakukan skrg?

Depen kompi, ngisi bulbo diam-diam diantara tumpukan kerja * Karyawan kreatif itu harus kreatif memanfaatkan sikond, termasuk dgn ngisi bulbo ini....



B : Benda yg slalu kamu bawa?
 
BB, Headset, FD dan semua kenangan tentang dia.. *halah....


C : Cita" kamu apa?
 
Dulu pengen jadi superman, namun sayang wajah gw terlalu manis untuk jadi seorang cowok! *lol, jadi cita-cita gue berganti  menjadi : INGIN JADI IBU RUMAH TANGGA YANG SUPER...... * Tsahhhhh..........

D : Dengerin lagu apa?

Stay with you - John legend, nemu di salah satu filenya temen. Iseng puter, eh lgsg jatuh cinta ama nih lagu, suaranya John Legend ajiiiippppp...

.jatuh cinta emang bisa berawal dari sebuah keisengan *eh, apaan coba...??

E : Enaknya sekarang ngapain yaa?

Tidur, sumpah sejak bangun tadi shubuh bawaannya pengen tidurr lagiiii...

F : Fanta, suka nggak?

Ngga, terlalu manis. dan gw udah cukup manis untuk menerima hal yang manis2 lagi.. hahaha!

G : Gimana klo pacar kamu selingkuh?

Ga mungkin selingkuh. gue yakin ngga mungkin!! lah gue blom punya pacar sejak putus kemarin * Promosiiiiiiiii...yihaaaaa!!!

H : Harus mandi nggak sih tiap hari?

HARUS


I : Ingin makan apa?

Makan angin :p


J : Jalan ke mana yg kamu suka?

Jalan yang mengarah ke dia, hahahhaha!

K : Kangen ma siapa?

sama dia.... *nulisnya sambil nyebut namanya tiga kali dalem hati... hihihihi (emang harus diumumkan, mhi..?? HARUS biar dia tahu , hahah....)


L : Liat bintang di langit terakhir?

Lupa, gue ngga terlalu suka bintang, ketinggian, bintang selalu mengingatkan gue terhadap hal-hal yang ngga bisa gue capai.... *sigh*

M : Makan apa tadi malem?

Ngga makan malam, lagi diett! *serius

N : Nama yang paling kamu suka?

Shea, Obet and Nuvem

O : Olahraga apa sih yg kamu suka?

olahraga jari, baru dengarkan...?? gw tiap hari melakukannya :D

P : Perna ngerasa sepi?

Kadang-kadang, sepi dalam keramaian....(copas jawaban Tebeh)

Q : Qira-qira apa yang lagi kamu pikir?

Bagaiamana mengatur jadwal kuliah gw yang sering bertabrakan dengan jadwal kerja gue di kantor... huhuhuhu...

R : Rambut kamu skrg?

seperti potongan rambut katie holmes *tsah...tsah...tsah... hihihi

S : Sinetron apa yang suka kamu?

Sejak tragedi kepanjangan sinetron " Tersanjung" gue trauma mau nonton sinetron lagi

T : Tempat favorit kamu?

Kamar gue, gue emang cewek kamar-kamar! * Halah...

U : Ultah kamu rencananya apa?


Pengen apa yah..?? blom ada rencana apa-apa sih..

V : Very Important Person?

Ortu lah (jawaban aman seorang jomblo) * copas jawaban tebeh lagi...


W : Wanita yang kamu kagumi?
 
My Moms... :)


X : X mengingatkan kamu pada apa?

pada video klipnya anang, yang menyilangkan telunjuknya, hehehhe! 


Btw, ini ngisi BULBO, apa Curcol mhi...??

Hahhahha...

*berlalu tanpa dosa sambil meninggalkan Pic yang ngga nyambung ini, hihihi



19 Juni 2011

:: Seperti Dua Kapal ::






Seperti dua kapal yang berpapasan di waktu badai, 
kita telah bersilang jalan satu sama lain; 
tapi kita tidak membuat sinyal, 
kita tidak mengucapkan sepatah kata pun,
kita tidak punya apa pun untuk dikatakan.

(Oscar Wilde)






:: Soraya ::

Hai semuanya..  ^^


Postingan kali ini, aku ingin bercerita tentang perempuan cantik yang satu ini :) 
Namanya Soraya, nama lengkapnya lumayan panjang hihihihi.. :P tapi aku dan temen-temen manggilnya : Oya.. 


Simple, and gampang banget diingat seperti orangnya, simple dan selalu menyimpan kesan sendiri kalau dah kenal ama cewek tinggi yang satu ini.

Nemu cewek ini di kampus, sama-sama sedang berjuang di fakultas hukum. Hihihi.. boleh dikata, satu-satunya yang paling akrab di kampus yah si Oya ini... 

Alasannya  simple, ternyata kita punya banyak kesamaan dalam berapa hal, entah itu kebiasaan baik atau buruk, hahahha! 

Hari ini dia ultah, dari kemarin mikir mow ngasih apa yah... padahal kemarin jalan bareng ama dia, nyari buku, ngerumpi, and mampir di sop soudara dan melahap sop soudara layaknya dua saudara yang belum makan selama seminggu *lol 

Oyah, soal makan kita juga sama. Sama-sama kuat makan! hahahhahaaha!!   

Hampir setahun bertemen dia,  semakin ke sini, semakin banyak menemukan kecocokan dalam beberapa hal, dan salah satu bukti nyata dari hasil seringnya kita "ngerumpi" hihihi... kita membentuk sebuah EO yang namanya diambil dari singkatan nama kami berdua ; 
Oyah dan MhImi

Dan alhamdulillah banget, kemarin EO kami sukses menyelenggarakan satu event 'Dialog Interaktif " yang mendatangkan seorang penulis buku motivasi tentang perempuan, Risa Amrikasari.

Kalau boleh diibaratkan, Oya ibarat penyangga OMI, tanpa Oya. Aku yakin banget OMI ngga akan bisa berjalan dan sukses menyelenggarakan acara kemarin. 

Oh, Thanks Rabb, sudah mempertemukan dengan perempuan ini dalam perjalanan hidupku....


Hari ini dia berulang tahun...


Untukmu sahabatku, adekku, Matahari OMI :)


".. Aku hanya berharap Allah, selalu menjagamu, seperti Matahari yang tak pernah lelah menyinari, dan selalu setia pada pada Jalan-Nya. Semoga berkah Allah selalu mengiringi langkah kecilmu menyelusuri tiap jejak kehidupan ini, selamat ulang tahun Oya, Selamat ulang tahun Matahari..  "

Dewi Lestari, Selamat Ulang Tahun

SELAMAT ULANG TAHUN




Big hug and kiss


~Mhimi~


17 Juni 2011

:: Saya Kena Hukum Karma...?? ::



Di atas adalah hasil print screen salah satu postingan saya di sini  Postingannya sih  biasa aja  deh, ngga terlalu gimana-mana, yah ini menurut saya sih. Tapi semalam ketika lagi ngobrol dengan seorang temen yang membahas tentang hukum karma, saya mendadak ingat tentang postingan ini. Saya ingat, kalau dulu ada yang komentar di postingan ini dengan membawa-bawa Hukum Karma, hihihihi... 

Nih dia : 


Awalnya sih, saya merasa lucu aja membaca komentar dari orang tak jelas tersebut. Hihihihi...liat aja balesan komentar saya, karma yang mana....???

Kok dia bisa mikir yah pertemuan yang saya lakukan dengan seseorang itu bisa menyakiti hati yang lain. Hati yang mana...?? eh, lagian dia emang tahu, apa yang terjadi malam itu...??


SOK TEUH.... *lol

Ah, saya merasa tak perlu menjelaskan apa-apa dan merasa bertanggung jawab, apalagi merasa bersalah... yang jelas saya menikmati pertemuan malam itu.

Dan setelah malam itu..?? 

Yah, setelah malam itu, kita pulanglah ke rumah masing-masing..masa' ke tempat lain... :p


Yah jujur, saya senang sekali dengan pertemuan malam itu. Bisa melihat wajahnya kembali, dan bisa tertawa lagi dengannya. 


Yah saya bahagia. ^_____^

So...??


Kalau kebahagiaan ini harus dihukum dengan hukum karma..

Okee...., saya di sini; Mhimi Nurhaeda..


Siap  dihukum karma .. ^^



Ada yang mau temani saya menjalani hukum karma ini..??? hihihihihi... 

 

:: Pahlawan Seribu ::

Beberapa hari yang lalu, ketika baru saja selesai membeli perlengkapan ATK di salah satu pusat penjualan ATK terbesar di Makassar. Seperti biasa, ketika hendak menyeberang jalanan di depan toko ATK tersebut saya selalu mengalami kesulitan. Untunglah seorang bocah kecil yg melihat saya begitu susah menyeberang, menghampiri saya dan menawarkan bantuan untuk membantu saya menyeberang jalanan yang lumayan ramai malam itu... Dengan cekatan bocah kecil ini, mencoba menahan laju kendaraan.




Dengan telapak tangan mungilnya ia memberi isyarat kepada pengguna kendaraan agar mengurangi kecepatannya dan memberikan kesempatan kepada kami berdua untuk menyeberang jalan.

Sesampainya di seberang jalanan, ketika hendak membayar jasa bocah kecil yang telah membantu saya menyeberang jalanan, saya agak repot karena posisi dompet saya yang terlalu jauh ke dalam tas saya. Bocah kecil tersebut yang melihat kerepotan saya, mendadak berkata;  "Bu, seribu saja. Tuh.." Sambil menunjuk uang lembaran seribu yg terselip di kantongan belanjaan saya. "Tapi kan kurang.." Kata saya. " Tidak apa-apa ji bu!  Memang seribu ji' ongkosnya.." Katanya menyakinkan saya.

Maka saya pun mencoba mengambil  uang seribu tersebut, meski saya sendiri merasa kurang enak karena nilai seribu terlalu kecil buat untuk jasanya yang telah membantu saya menyebrang jalanan. Untunglah di dalam tas belanjaan saya, ada buku cerita yang awalnya ingin saya berikan pada keponakan saya.

Saya lalu memberikan pada bocah itu." Ini buku cerita, bagus ceritanya.. Ambil mi'..." Kata saya sambil menyodorkan uang seribu plus dengan buku cerita tersebut. Tapi bocah tersebut hanya mengambil uang seribu dan berlari dari hadapan saya, lalu kemudian berteriak, " Tidak tauka' membaca bu!! " (Sy tdk tahu membaca, bu!)


Ahh... Saya tidak tahu harus berkomentar apa lagi, melihatnya berlari menyeberang jalanan yang lumayan ramai malam itu, terasa ada yang pilu di dada. Entahlah...

Bocah itu tak tahu membaca, tapi ia rela mempertaruhkan nyawanya, berdiri di bagian depan untuk melindungi orang  yang dibantunya menyeberang dengan imbalan seribu rupiah...


Seribu rupiah untuk melindungi saya... Oh Tuhan....

11 Juni 2011

:: Belajar Hidup Sehat ::

Akhir-akhir ini , orang-orang yang masih peduli saya.. * Emang masih ada yg peduli, Mhi..??? * mencoba mengingatkan saya tentang pola hidup yang tidak sehat yang saya jalani selama ini.

Bukannya saya tak menyadari soal ini, bukan juga tak kapok, tapi untuk benar-benar keluar dari lingkaran setan ini, benar-benar bukan perkara gampang.. !!


Tapi tadi shubuh, ketika mendengarkan suara adzan shubuh. Saya berpikir; alangkah nikmatnya jika tiap hari terbangun dengan suara adzan shubuh, menyambut fajar dengan ayat-ayat Ilahi. Dan membasuh tubuh dengan kesegaran air wuduh! Subahanallah, sungguh kemewahan shubuh yang begitu didambakan oleh manusia dengan pola hidup yang buruk seperti saya. 



Junkfood mania,coffeeholic, Insomnia akut, bener-bener partners in hell dalam hidup saya beberapa tahun terakhir ini... * Tarik napess, bener-bener calon penghuni neraka yang sempurna 

Menjelang ultah saya di bulan Juni ini, saya mulai memikirkan serius mungkin untuk merombak habis-habisan pola hidup yang tidak sehat yang saya jalani.. 

saya ngeri aja, membayangkan, menyerah tubuh yang rongsokan kepada orang yang saya cintai kelak yang akan saya temani menghabiskan sisa hidup saya... betapa malangnya dia yang kelak mencintai saya, yang menyerahkan seluruh sisa hidupnya untuk bersama saya, namun hanya menemani mayat hidup yang sakit-sakitan! * Amit2 dah,  Ya Rabb..jangan sampai deh, saya seperti ini..huhuhuhu....

Saya ingin mencintai dengan sehat lahir bathin.  Dengan kondisi fit luar dalem tentulah akan menyempurnakan pengabdian saya kelak padanya yang mencintai saya pula.. 

Ah, Rabb.. beri saya kesehatan... bantu saya untuk keluar dari lingkaran setan ini... 
Beri saya kesehatan lahir batin, dunia akhirat untuk menyempurnakan pengabdianku pada-MU, amin......




Dari Lat. 3 Mesjid UMI, catatan sambil menunggu seorang kawan...


Salam


~MN~ 

:: Hujan Di Bulan Juni ::




Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu 
 
 
~ Hujan Bulan Juni,  Sapardi Djoko Damono ~

6 Juni 2011

:: Oke, Saya tidak mengerti..??? ::

           Kira-kira seminggu yang lalu, saya dihubungi oleh seorang kawan lama. Ngga lama-lama amat sih, cuma yah cukup lama ngga pernah berkomunikasi ama dia, dalam bentuk apapun.  Waktu ngeliat namanya tertera di layar handphone saya, saya dah mulai sesak nafas duluan, hihihihi..... yah negatif thinking gitu deh.. :P " Yah, neh anak pasti mau curhat dengan masalah yang sama deh, capeee deh "  

Dengan separuh nafas *tsaah* saya pun menekan tombol hijau di keypad HP, belum sempat berkata, " halo " si kawan langsung menjerit histeria : " Jengggggggg! help me...!!"  hohohoho,  mau tak mau, negatif thinking saya semakin bergerilya di kepala.

Seperti tebakan awal saya, bahwa si kawan saya ini datang dengan permasalahan yang sama...  yang itu-itu aja... *ngga bosen amat punya masalah yg itu2 aja, hihihihi... * 

Sebenarnya sih masalahnya simple  lagi-lagi masalah hati, konflik hubungan yang panjang yang tak berujung penyelesaian ( yah, mungkin mereka ingin (memaksa) endingnya harus sesuai dengan rencananya, wajar sih, tapi kalau bikin sengsara..?? )
  
Seperti biasanya, tiap kali didatangi oleh kawan dengan masalah seperti ini, biasanya saya cuma diam, dan bilang, " sabar..pasti ada penyelesainnya" (yeah, sy memang bukan teman curhat yang baik.. hehehe.. ) habis gimana yah, saya hanya takut ngomong. Pernah satu kali saya memberikan solusi dari sudut pandang saya, yang ada saya dianggap tak mengerti posisi dia. 
" Ini masalah hati, Mhi. Harus diselesaikan dengan hati bukan dengan hitung-hitungan logika.. " 

See...?? lebih baik diam kan....?? 
Maka jadilah saya memposisikan diri sebagai pendengar, (dibaca: tong sampah) unek-unek dia, hehehe.. *Tragiss amat jadi temen :p

Honestly,  saya terkadang kurang ngerti * kurang ngerti, bukan berati menyalahkan yah..*  orang-orang yang memilih melibatkan diri, bertahan, baik sengaja atau tidak sengaja dalam hubungan yang rumit.  yahh..meski saya sendiri hanya bisa terdiam (antara kagum dan miris ) mendengar tiap pembenaran sikap mereka dan ketidakmengertian saya semakin menjadi-jadi ketika menemukan satu persatu dari mereka ini, mengeluh akan pilihan hidup yang mereka jalani. 


Mengeluh, meratapi, menangis, meraung...

Tapi  TETAP BERTAHAN..!!!



OH YEAHHHHHHH....! SAYA BENAR-BENAR TIDAK MENGERTI...!!! :D 


Lupakan ketidakmengertiaan saya , ngga penting.. *lah, yg bilang penting siapa mhi..?? hihihi...


Saya sangat percaya, bahwa kebahagiaan sebenarnya tidak dicari, tapi pilihan.  Komitmen atas pilihan-pilihan akan jalan hidup yang kita pilih. * yeah, berkesan gampang banget yah saya ngomongnya..?? 

Hmmm... begini deh, beberapa bulan lalu, saya hampir melibatkan diri dalam satu hubungan yang awalnya aja udah rumit, secara "miliknya orang" saya juga sempet menemukan pembenaran-pembenaran untuk memilih dan melegalitaskan alasan saya untuk menyambut tawaran manis hubungan itu. Tapi ada satu keadaan, yang menudukkan saya untuk berpikir panjang dan  segera mengambil keputusan menjauh sejauh mungkin yang bisa saya lakukan dari keinginan (godaan) untuk segera mengiyakan tawaran hati tersebut. Yeah, saya tahu saya menyakiti hati seseorang dengan keputusan ini. but sometime i just rescue myself..  untuk sesuatu yang lebih menyakitkan lagi.. :) 

Jika saya mendapatkan kesempatan dan pilihan untuk bisa menghindari hal-hal yang membuat saya lebih terpuruk di masa yang akan datang dengan mempertimbangkan kemampuan saya untuk menghadapinya, mengapa ..saya tidak mengambil kesempatan itu..





Tindakan pengecut..?? menyerah sebelum berjuang...??

Oh, ini lain kasus, Jenderal..!! 

Dalam agama saya, saya diperkenalkan dengan "Istikharah", " Tahajjud"  dan sholat sunnah lainnya. Itulah perjuangan saya.. :)  berjuang di hadapan pencipta saya, pemilik tunggal saya... saya berjuang, mempertahankan, bernegoisasi, merayu, memohon bahkan mendebat-Nya akan apa yang saya inginkan.. dan jangan remehkan bentuk perjuangan saya ini di hadapan Tuhan saya .. :) Sungguh sangat berat, Kawan. Berhadapan dengan Tuhan-Mu untuk memperjuangkan keinginanmu atas takdir-Nya. 


Dan kemarin, ketika saya saling bertukar cerita (kata halus dari bergossip) dengan salah seorang teman, kita sama-sama menyadari, bahwa sebagian besar dari kisah pilu *tsaahh...
dari kehidupan yang telah kita lalui hingga detik ini, merupakan pilihan-pilihan hidup yang kita pilih sendiri. Hanya terkadang kita kurang menyadari, bahwa kitalah yang telah memilih.. :)


Hidup selalu ada pilihan, bahkan ketika kau tak ingin memilih.... 







-MN-