8 September 2013

Tentang Niat Baik



Selamat siang  September yang lumayan ceria.. ^^ 

Seperti biasa, ketika giliran kena shift lembur di hari minggu ini,  seberusaha mungkin saya meneruskan niat baik saya untuk ngeblog supaya tidak hanya berakhir disebatas niat aja :)
Ngomong-ngomong soal niat baik, beberapa waktu yang lalu saya terlibat gossip berantai dengan beberapa teman soal ini. Tentang niat baik. 

Ada apa dengan niat baik..?

Ngga ada apa-apa sih.. :p

Cuma tertarik aja ngebahas tentang niat baik kali ini, bagaimana faktanya bahwa tidak semua niat baik berakhir dengan baik sebaik apa yang kita harapkan. 

Yah tidak semua niat baik harus berakhir baikkan..? 

Kadang niat baik kita, yang sudah kita niatkan sebaik-baiknya, hanya tinggal sebatas niat saja. Ada beberapa faktor mengapa kita, tidak jadi merealisasikan niat baik kita menjadi sesuatu yang lebih real. Padahal berangkali kita udah yakin, bahwa semua tiap niat baik yang kita niatkan akan menemukan jalan yang mudah. 

Tapi pada nyata, saya, anda dan kita semua tahu. Bahwa seringkali niat baik kita itu berakhir tidak seperti yang kita harapkan.

Lalu salahkah dengan niat baik kita...? Tenang, ngga salah kok. Yang namanya punya niat baik tidak akan salah.Selama niat baik itu murni niat baik. 

Lalu mengapa niat baik seringkali menemukan kegagalan..? hmmm...berangkali aja. Niat baik kita tidak sejalan niat baik Tuhan. Nah, lho..? 

Eh, iya benar. Coba deh kita sama-sama merenung di sini, pernah ngga sih kita meminta persetujuan Tuhan akan niat baik yang kita niatkan..? atau cukup dengan menyakini niat baik kita adalah hal yang betul-betul baik..? Lalu bagaimana kalau yang 'baik' itu sebenarnya hanyalah 'baik' versi kita. Versi pemikiran kita selama ini..? emang bisa menjamin, bahwa apa yang kita anggap baik, baik juga bagi Tuhan..? bukannya sebaliknya..? bahwa apa yang dianggap baik oleh Tuhan maka itulah yang paling terbaik untuk umatnya, untuk kita. 

Nah, inilah yang tadi saya maksud, bahwa niat baikpun, bagaimanapun matengnya niat baik tersebut, dan seberapa kuatpun kita menyakini bahwa itu benar-benar baik. Tapi kalau dalam kebijaksaan Tuhan itu tidak baik. Maka tak perlulah heran, atau murka jika niat baik kita berakhir dengan sia-sia, jauh dari apa yang kita harapkan.  Berarti Tuhan sedang sayang amat sama kita, Allah sedang bekerja pada niat baik kita. Allah sedang melindungi kita dari kekeliruan besar yang kita tidak sadari. 

Pernah kan, mengalami ketika niat baik kita menemukan kendala dalam perwujudannya..? Ada aja halangan untuk menunaikan niat baik tersebut, berarti Allah sedang ngasih kode ke kita, bahwa niat baik yang kita anggap baik itu, tidak baik untuk diri kita, atau untuk orang yang akan menjadi sasaran dari niat baik kita
 
Yah, sebaik-baiknya niat baik, adalah niat baik yang sejalan dengan niat baik Tuhan.   


Makanya kudu minta restu ama Allah, supaya Allah merestui niat baik kita dengan memudahkan jalannya. Kalau pun pada akhirnya terjadi banyak halangan berarti Tuhan sedang mencoba berkomunikasi dengan kita lewat kode-kode ajaib-Nya agar kita segera mengoreksi kembali perjalanan dari niat baik kita. 

Sekali lagi tak ada salah dengan Niat Baik. Hanya lebih baik jika niat baik kita mendapat restu dari-Nya, sehingga niat baik kita seiring damai dengan niat baik Allah :) 




#selfnote

@duniamhimi