21 Februari 2011

:: Me and Linkin Park ::

Sebenarnya secara pribadi dan secara alami tentang selera musik saya , Linkin Park seharusnya tidak masuk dalam  grup musik yang saya gandrungi, hehehhe...

Faktanya sejak saya mengenal musik secara baik, saya memang menyukai musik yang easy listening dan lebih cenderung ke oldies  bahkan lagu-lagu Melayu tempo doloe juga memenuhi list musicbox  saya.. :)

Sekitar tahun 2003, saya mulai berkenalan dengan Linkin Park, grup musik yang berasal dari Aguora Hills, California,Amerika Serikat, ini.  Tiga lelaki yang merupakan teman kantor saya ketika masih bekerja di perusahaan IT-lah yang bertanggung jawab penuh yang meracuni saya dengan lagu-lagu Linkin Park. Saya yang awalnya begitu buta dengan genre musik Linkin Park yang beraliran nu metal  ini, merasa dipaksa tiap hari mendengar lagu-lagu Linkin Park yang sepanjang hari menggema di ruang kerja saya, hehhee... Yah,  sudah resiko bekerja dan satu ruang dengan para pejantan-pejantan labil ini, hihihihi...

Saya masih ingat sekali ,  " In The End" yang belakangan saya tahu merupakan salah satu lagu dari Album pertama Linkin Park yang berlabel Hybrid Theory  adalah lagu perkenalan kami berdua, hehehe..

Lirik " In The End"  seakan menendang saya begitu tepat sekali dengan kondisi yang saya alami saat itu, *Tsaaa..* entah kenapa, begitu mendengar lagu In The End  saya seolah-olah mulai menemukan chemistry antara saya dan linkin Park, hahha... *emang siapa loe, Mhi..?? :p*  Ibaratnya saya yang dulu tidak menyukai Linkin Park mulai perlahan tergoda untuk mengenal lebih dekat  segala hal tentang Linkin Park. Dan sejak saat itu saya mulai berkelana menyusuri lagu-lagu Linkin Park. Dan saya pun jatuh cinta pada grup musikyang digawangi oleh Chester Bennington – vokal, Rob Bourdon – drum, Brad Delson – gitar, Dave "Phoenix" Farrell – bass, Joseph Hahn – turntable, sampling,  Mike Shinoda – backing vocal, sampling, rap, keyboard, gitar.




In The End, Crowling, Paper Cut, From  The Inside, Runway adalah beberapa lagu-lagu Linkin Park yang tak pernah absen dari list MP3 dan selalu menjadi soundtrack song dalam beberapa sikond yang sedang saya alami,hihihi...

Dari 13 Album Linkin Park yang saya koleksi, From the Inside and In The End tetap juara di hati, entah mengapa.... 

I take everything from the inside...
and throw it all away....
cause i swear / for the last time...
i won't trust myself with you....



Salam Linkin Park :D

 ~MN~

20 Februari 2011

:: Quotes From My Narsis ::

Seminggu ini saya suka banget nonton film, dengar  lagu dan membaca novel-novel lama, dan browsing banyak hal tentang kehidupan. Dan diantara kegiatan itu saya sering menemukan quotes-quotes keren yang istilahnya, " Gue Banget Dah..!!" hehehe...

Karena kebetulan saya narsis maka quotes-quotes keren yang saya temukan tersebut saya posting dengan poto-poto terbaru saya, hihihi...

semoga tidak mengurangi kadar kwalitas quotesnya lah :D




I'm broke but I'm happy
I'm poor but I'm kind
I'm short but I'm healthy, yeah
I'm high but I'm grounded
I'm sane but I'm overwhelmed
I'm lost but I'm hopeful baby
- Hand In My Pocket, Alanis Morissette-

"I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, 
I am out of control and at times hard to handle. 
But if you can't handle me at my worst, 
then you sure as hell don't deserve me at my best." 

- Marilyn Monroe- 

 

"Knowledge cannot replace friendship. I'd rather be an idiot than lose you"

- Patrick for Spongebob-

"Terkadang ada beberapa hal yang tidak terjadi sesuai harapan kita, dan terkadang bila harapan kita tidak terwujud, yang benar-benar terjadi biasanya justru lebih baik  " - Looking For Alibrandi-  


 "Oh yes, the past can hurt. 
But, you can either run from it or, learn from it."
 - Rafiki, from The Lion King-


Love Me Or Die 
-Rose Heart-

I Believe In Love Without Proof

-Djenar Maesa Ayu-




Hmmmm.....suatu hari, jika saya bisa menghasilkan satu karya saya pengen kelak punya satu quotes keren yang direpost oleh orang banyak :D 


Ok, meet berhari minggu semuanya... 
Salam


-MN-



17 Februari 2011

:: Cerita 2010 ::

Hmmm....mendadak siang  ini di kantor ditemani secangkir air putih :p *stock kopi kebetulan habis, hiks * saya pengen flashback ke 2010, apa aja yang pernah ada di sana..?? dan apa aja yang pernah kulakukan..?? satu hal yang membuat saya sangat berdosa di 2010 karena gagalnya saya merampungkan naskah novel pertama saya karena berbagai faktor.. *mendadak lemes... *

Ok, lupakan soal dosa besar saya sejenak di 2010.  Next  kegagalan berikutnya...

*Tarik napess*

Mendadak sulit mengatakan ini, he he he....*nyengir ala pocong sekarat*  Yeah, gw gagal sepenuhnya mendapatkan sepotong hati yang kuperjuangkan hampir 7 bulan..... 

*mendadak diem*

Huaaaaaaaaaaa.......... mari kita kembali melupakan 2 kegagalan terhebat saya di tahun 2010, sekarang hal yang buat saya tetap melanjutkan hidup apa...??

 *ngangkat tinggi2 buku Good Lawyer season-2 dengan wajah bangga *


Yeps, ini adalah hal terhebat yang terjadi di 2010 dalam hidup saya, bukti nyata nan valid kalau saya masih hidup :D

And saudara-saudara tercinta hal hebat selanjutnya yang begitu menakjubkan bagi saya pribadi, adalah saya kembali ke bangku KULIAH.... Yippeeeeeeeee........... *crazy dance*



 
*Mhimi anak kuliahan*


Yeah sekarang ini saya tercatat sebagai Mahasiswi Hukum di Universitas Muslim Indonesia :D  ada kebanggaan tersendiri bisa menyandang status Mahasiswi lagi, mengingat bad record saya sebagai mahasiswi di tempo dulu yang sering bolos kuliah,huhuhuhu....setidaknya melirik bangku kuliah lagi adalah salah satu keputusan hebat yang pernah saya buat, setidaknya untuk membuktikan pada kedua orang tua saya, kalau kali ini saya benar-benar ingin kuliah dengan sungguh-sungguh sekali, dan bahwa keputusan ini semata-mata untuk menebus dosa besar saya kepada mereka, karena berkali-kali gagal menyelesaikan kuliah dikarenakan Idealisme masa muda yang masih kabur.... *kembali diem*

Sampai di sini, saya mikir satu hal, bahwa ketika kita sedang down dan seolah-olah kehidupan seakan tak memberi pilihan yang diperlukan hanyalah sedikit keberanian untuk berdiri lagi..meski sulit, meski tertatih, meski berdarah, bergeraklah, move on... kita hanya perlu berani sedikit saja.. yah sedikit saja kawan.. :)

Dan menutup postingan siang kali ini, saya akan mengutip satu quotes keren di bawah ini ;

"Terkadang ada beberapa hal yang tidak terjadi sesuai harapan kita, dan terkadang bila harapan kita tidak terwujud, yang benar-benar terjadi biasanya justru lebih baik  " - Looking For Alibrandi- 


-MN- 

15 Februari 2011

:: Gambar untuk Tuhan ::

Gbr. nemu di sini



Tuhan...
Kukirimkan gambar yang kutemukan di google ini untuk-Mu...
Di balik gambar itu, aku tuliskan doa yang panjang dan di dalam doa itu kuselipkan sebuah nama yang akhir-akhir ini begitu kurindukan...

Tuhan...

Jika nama  di balik gambar ini adalah lelaki yang kau kirimkan untukku...
sudikah Engkau membiarkan aku menua di sampingnya....??

-Terimakasih Tuhan-




Di bumi yang Engkau ciptakan, 15 feb'11 



Hamba-Mu yang sedang jatuh cinta,


-MN-

14 Februari 2011

:: Do'a Yang Dibeli ::

Lio" Tak ada doa yang dibeli, Mhi. Jangan ngaco, pikiran nakalmu itu kadang terlalu nakal berpikir! " Protes seorang teman, ketika secara spontan saya berkata padanya kalau dia baru saja membeli doa dari anak-anak yatim piatu  yang disantuninya!







Yeah, teman saya mungkin memang ada benarnya, kalau pikiran nakal saya kadang terlalu nakal berpikir :P

Tapi saya sendiri tak bisa mengendalikan pikiran nakal saya, otak saya dengan pemikirannya secara spontan adalah sesuatu yang benar-benar di luar kendali saya. Saya tidak bisa mengendalikan kenakalannya! :D

Begitulah, spontanitas kenakalan pikiran saya bekerja ketika melihat teman saya ini menyantuni anak-anak yatim dengan amplop-amplop putih berisi rupiah dengan harapan bahwa anak-anak yatim itu mendoakan kehidupannya karena semua orang tahu dan menyakini doa dari anak-anak yatim piatu lebih mudah dikabulkan..

Entah mengapa saya mendadak berpikir demikian, berpikir bahwa teman saya sedang membeli doa lewat anak-anak yatim piatu yang disantuninya!

Dan ketika saya mengutarakan ini, teman saya spontan protes dan saya dengan pikiran nakal ini sangat memakluminya! Karena jujur saya sendiri masih bingung kenapa bisa berpikir seperti itu, tapi diam-diam saya sepakat dengan apa yang dihasilkan oleh pemikiran nakal saya :D hihihi..

Apalagi ketika saya dan teman berjalan ke tempat parkir, kami bertemu dengan beberapa anak-anak kecil yang menjadi pengemis yang terus membuntuti kami untuk meminta uang. Sambil mengiming-imingkan kami dengan doanya," uangnya kak, biar saya doakan rejeki kakak banyak dan masuk surga..."

Dan ketika teman saya hendak mengeluarkan uang dari dompetnya, tiba-tiba saya mencegatnya," Please jangan kasih! Kita liat reaksinya kalau kita ngga kasih uang..." Dan tanpa protes teman saya menuruti perkataan saya dan buru-buru memasukkan uangnya ke dalam dompet meski ada suara kecil dari dalam tubuh saya yang berteriak halus," dasar! Kau sudah menghalangi rejeki pengemis itu,Mhi!"  Tapi pikiran nakal saya yang terus bekerja membuat saya mengabaikan suara yang entah darimana asalnya itu.


Dan begitu anak kecil itu melihat kami berdua tak memberikan sedikitpun rupiah padanya, kalian tau apa yang terjadi...?? Anak-anak kecil itu spontan menyumpahi kami berdua," dasar pelit, sombong, semoga kalian berdua kecelakaan! Ditabrak pete2 (mobil angkot) mati di jalanan...!! "

Teman saya yang mendengarkan kata-kata umpatan itu begitu emosi, tapi bersyukurlah berhasil saya cegah dan membisikkan sesuatu di telinganya, " see... Inilah yang kumaksud dengan doa yang dibeli, ada uang kami doakan tak ada uang kami sumpahi..!! "

Kami berdua pun tertawa dan berlalu dari hadapan bocah bocah pengemis itu yang terus menyumpahi kami...

Lalu teman saya kembali bertanya, " Mhi, bagaimana kalau Tuhan mengabulkan doa anak-anak itu..?"


"Hahhaha, sist emang kamu pikir Tuhan kita bodoh..? Asal mengabulkan doa...? Doa yang ditujukan ke Tuhan pasti melalui sensor juga sist...sudahlah jangan khawatir... "


Ada benarnya atau tidak tentang doa yang dibeli....entahlah mungkin teman-teman yang sempat membaca postingan  ini bisa memberikan pendapatnya, please....

Yang jelas bagi saya doa yang terbaik datang dari kita sendiri karena yang tahu kebutuhan kita secara tepat adalah diri kita sendiri...... :)



Mari berdoa :)





Salam

-MN-





Ngambil gambar  di sini


12 Februari 2011

:: Temanmu temanku, Musuhmu musuhmu sendiri ::


Di YM suatu hari....


Teman    : Bete banget gue liat temen2  J*, waktu gue pacaran ama J pada merapat ke gue, sok akrab sok deket banget! Giliran gue putus ama J pada kabur! Mentang2 pacar J lebih tajirr dari gue! Argghhhh...!!  

Saya        : Ngapain loe pusing2 mikirin manusia-manusia seperti itu...?  

Temen    : Yah pusinglah....Mhi, heran aja gue hari gene masih ada manusia2 yg menyalah artikan solidaritas sesama teman! Solidaritas t*i...!!   

Saya       : Hahaha! Sudahlah..hemat emosi loe, ngapain pusing2 mikirin kotoran..??  

Temen    : Kotoran...? Maksud loe...?  

Saya       : Lah situ kan tadi bilang solidaritas t*i, so...buat apa loe mau buang2 waktu mikirin t*i..?  

Temen    : Hahahaha! Betul juga loe..  

Saya       : Btw, boleh ngga obrolan ini gue buat dlm notes...??   

Temen    : Hahhaha! Susah emang curhat ama penulis! Pasti langsung mau dituangkan dlm tulisan.. :P  

Saya       : Hehehe, itung-itung belajar nulis buat sayalah...;)   

Temen  :  Okelah loe buat aja...


  -------------------------   




Begitulah obrolan singkat di YM yang akhirnya menginspirasi saya membuat postingan kali ini. Apa yang dirasakan oleh teman saya, bisa sangat saya maklumi. 

Rasanya memang tidak adil,  kalau tiba-tiba orang-orang di sekeliling kita yang selama ini akrab dengan kita tiba-tiba berubah sikapnya terhadap kita untuk sesuatu yang sama sekali kita tidak mengerti. 

Memang benar, adalah hak orang lain untuk berteman dengan kita atau tidak. Tapi menjadi lain persoalannya, jika orang-orang yg selama ini berteman baik dengan kita tiba-tiba berubah sikap hanya karena kita sedikit bermasalah dengan seseorang! 

Taruhlah contoh seperti kasus teman saya di atas.  Selama ini hubungan dengan mantannya memang sedang "sakit". Tapi anehnya teman-teman sang mantan yang dulu begitu akrab dengan dirinya tiba-tiba satu persatu menghindarinya dan tragisnya (minjam istilah Resva) merapat ke pacar sang mantan. Dan bahkan beberapa teman-teman sang mantan ikut-ikutan memusuhi teman saya, tanpa alasan yang jelas. 

Solidaritas mungkin. Ini hanyalah kesimpulan emosi yang dilontarkan oleh teman saya. Saking dia bingungnya akan perubahan sikap teman-teman si mantan. 

Solidaritas yang konyol menurut saya, buat apa memusuhi seseorang hanya karena ia sudah tak sejalan dengan teman kita...? Apalagi kalau kita sendiri tidak tahu pasti apa yang terjadi antara dia dengan teman kita sehingga mereka tidak sejalan lagi.

Lalu mengapa kita begitu repot-repotnya membuat permusuhan baru...?? ahay! Solidaritas! 

Yah..yah..solidaritas!  

Musuh teman adalah musuh kita! 

Hahhahaha... Ada yang megang prinsip ini...? Hihihi...Tragisss...(Sekali lagi minjem istilah Resva)   

Tapi apapun yang tertuang dalam postingan ini, semua kembali pada hak kita untuk memilih dengan siapa kita berteman tanpa dikendalikan oleh pemikiran orang lain..

Teman seorang teman bisa menjadi teman kita, tapi musuh seorang teman haruskah menjadi musuh kita....?? 





Sent from my Lovely BlackBerry®

:: Jatuh Cinta ::


Jatuh cinta...

Orang yang sedang jatuh cinta akan selalu disebut "lebay" oleh mereka yang sedang tidak jatuh cinta...

Jatuh cinta hanya akan bisa dimengerti oleh mereka yang sedang merasakannya bukan oleh mereka yang sedang tidak jatuh cinta...

Jatuh cinta adalah kegilaan yang tak terbatas dan jangan coba menyadarkan mereka....

Mereka akan menemukan kesadaran mereka sendiri dengan jalan cinta itu sendiri, meski tak jarang kesadaran cinta adalah tangisan yang tak berujung, maka orang yang sedang jatuh cinta benci untuk disadarkan! 

Sujiwo Tejo:
  
" Pekerjaan yang paling sia-sia di muka bumi adalah menasehati orang yang sedang jatuh cinta..." 


Maka biarkanlah mereka jatuh cinta, tersesat di dalamnya, karena ada satu masa, satu waktu cinta akan menemukan jalannya sendiri, menemukan kebenarannya, menemukan jawabannya..meski jalan menuju itu penuh luka.....


Dan kini dengan gagah beraninya,  aku kembali jatuh cinta, meski kutahu aku pernah mati karenanya.....
----------------------

*menghela napas panjang*

Barusan nulis apa yak...? :P


Btw, satu lagi...Jatuh cinta sering bikin kamu mendadak amnesia pada semua hal, kecuali padanya.....



Sent from my Lovely BlackBerry®

8 Februari 2011

:: Apa Kabar Semester Pertama..? ::

Apa kabar semester pertama...?? 

He..He..He..He..He.. *Ketawa tragis*


Final semester pertama berakhir sudah minggu kemarin, meski dengan berdarah-darah *lebaykuadrat* akhirnya saya bisa menyelesaikanya juga . Soal kemungkinan dapet nilai berapa...?? hahhahha! please jangan tanyakan itu pada saya saat ini...hihihihi

Yang jelas pengalaman di semester pertama ini, benar-benar mengajarkan saya tentang satu hal : DISIPLIN...terutama soal waktu. Huhuhuhu.....

Januari kemarin, boleh dikatakan dosa terbesar saya adalah kurang lihaynya saya mengatur waktu. Apalagi jadwal kerja di kantor juga padet merayap...*suer, ini bukan ngeles, tapi ini kenyataan,percayalah kawan... * belum lagi target untuk merampungkan naskah novel perdana saya tahun ini juga berantakan habis! ditambah kondisi tubuh saya yang akhir-akhir ini gampang sakit!! argghhhhh..... benar-benar anjr*t dah...






Ah...Tuhan... berikan saya mujizat soal mengatur waktu 24 jam 7 hari yang Engkau karuniakan pada hamba-MU yang kurang bijak mengelolah waktu ini...!



Amien...



==============





08 Feb'11, Awal februari, menata waktu, belajar disiplin..

Wish me luck :D