22 April 2011

:: Repost - Aku Lelaki Hebat- ::

Mumpung gi kerja di hari libur, customer sepi, akses internet bebas * Crazy dance*  saatnya mindahin beberapa postingan di blog lama di Kampung Maya Mhimi

LELAKI HEBAT


G.I.L.A  ini adalah gambaran singkat tentang kehidupan yang aku jalani. Bagaimana tidak, hari ini aku berdiri dengan tangan kiriku memegang Popok dan tangan kananku memegang botol susu si Dede, Jagoan kecilku.

Entah dari mana asal usulnya tiba-tiba kerjaan ini menjadi rutinitasku di pagi hari dan dimalam hari, yah konsekwensi dari janji "bahu membahu mengasuh anak" bersama Istriku.

Ok. anggap aja ini takdir. selesai!




***

Hello....!

    Aku Arief Suparman, bukan Arief Superman yang superhero itu bukan pula Arief Suditomo si pembaca berita yang banyak digila-gilai sama ibu rumah tangga termasuk istriku.

   Aku hanyalah karyawan disebuah perusahaan asing, jabatanku seorang Analisyt sytem. gajiku termasuk lumayan untuk menghidupi seorang Istri dan Anak.Dan aku bersyukur sampai saat ini belum ada niatan untuk poligami. Tapi godaan kearah sana cukup banyak! itu kuakui. setidaknya kejadian kemarin bersama Arin hampir saja membuatku mengucapkan ijab kabul dua kali.

Oh....tidakkkk......!

    Punya satu Istri dan Anak saja sudah membuatku klabakan, gimana kalau punya dua istri..?? AA Gym emang hebat, setidaknya ia masuk dalam daftar lelaki hebat dalam kamus "LELAKI HEBAT PENAKLUK WANITA" karangan aku sendiri.

     Aku sengaja mengumpulkan daftar nama laki-laki penakluk wanita dalam catatan kecilku yang kuberi nama "KAMUS LELAKI HEBAT PENAKLUK WANITA".

     AA gym termasuk dalam daftarku, Ahmad Dani si Pria Arogan menurut kebanyakan kaum hawa juga kumasukkan dalam kamus kecilku itu.

Dan aku..?? apakah aku juga termasuk dalam LELAKI HEBAT PENAKLUK WANITA..?? Entahlah, aku sendiri masih bingung apa aku termasuk LELAKI HEBAT PENAKLUK WANITA..??

   Kalau menaklukkan seorang wanita yang menjadi istriku sekarang, bolehlah aku dibilang berhasil terbukti aku bisa membuat Rianti untuk meninggalkan jabatan empuk di kantornya untuk mengasuh si Dede buah cinta kami yang baru 6 bulan hadir di kehidupan kami. Rianti rela mengalah dan meninggalkan karirnya demi status barunya Ibu Rumah Tangga..!

So apakah aku Lelaki hebat..?? hmm...sampai disini aku belum berani untuk menganguk kepala, dan menulis nama ARIEF SUPARMAN di bawah nama AA GYM sebagai LELAKI HEBAT PENAKLUK WANITA.


***


    " Pa..jangan keseringan lembur malam-malam lagi yah..? Dede sering bangun tengah malam nangis, aku takut.." kata Rianti sambil mengambil popok dan botol susu Dede dari tanganku.

    " Iya Ma, aku usahakan untuk tidak lembur lagi, Ok.." kataku menyakinkan Rianti sambil mencium keningnya, wanita hebat yang mampu mengubahku menjadi pengasuh bayi. Kemudian Rianti mencium pundak tangan kananku, satu kebiasaan Rianti yang selalu kurindukan saat aku bertugas diluar daerah.

Aku sendiri bingung, kenapa bukan pelukkan hangatnya? atau ciuman manjanya..?? tapi justu kebiasaan di pagi hari saat ia mengantarku ke kantor, mencium tangan kananku, dan mengiringiku doa agar aku selamat dalam perjalanan ke kantor.

Rianti kau betul betul menjelma menjadi seorang Istri idaman semua lelaki hebat penakluk wanita dalam kamus kecilku itu. Tapi di situ belum ada namaku ,apakah engkau bukan istri idamanku..????


***

      Arin, Mahasiswi tingkat akhir yang Praktek Kerja Lapangan di kantorku, senyumnya mengingatkanku pada si Seksi Drew Braymore.

Aku paling benci kalau ia selalu menumpang di mobilku, aku benci karena bau parfume-nya yang selalu membuatku terbang kelangit ketujuh. Aku benci melihat rok mininya yang memamerkan pahanya yang putih mulus. Aku benci dengan kancing kerah bajunya yang kurang anak kancing itu, sehingga mataku mampu menikmati jenjang putih lehernya dan berakhir pada bayangan belahan buah dadanya .Opps..!!

Pokokknya aku benci dia, aku benci dia..........


Karena ia membuatku menyukai kerja lemburku...
Karena ia membuatku melupakan sejenak Rianti dan Dede..
Karena ia membuatku melupakan sejenak kerinduan ciuman Rianti di pundak tanganku..

Apalagi sekarang saat aku menghantarkannya di rumah kostnya.

      " Pak Arief ngga mau singgah dulu..??"


Aku bohong kalau aku bilang tidak! tapi aku juga tidak bisa menolak ke dua kakiku yang terus melangkah menuju kamar kostnya.



***

         "Kenapa menolakku..?? aku tak minta nikah, just for fun aja mas Arif.."

Tak kujawab pertanyaan Arin, kutatap ia yang terbaring di tempat tidur dengan posisi yang cukup mengaduk-aduk naluri lelakiku.

          " Just for fun Arif, No money apalagi merried, JUST FOR FUN HONEY....!"

Arin kembali menyakinkanku, tak ada uang apalagi pernikahan. dengan kata lain "nikmati gue, gue senang and back yours home.."

Ok. aku bisa saja berkelit tak ada kucing yang tak mau ikan, apalagi kalau ikannya mulus..!

Tapi aku bukan kucing dan Arin bukan ikan..!!!!

Tapi posisinya sama saja..! Aku seekor kucing dan Arin siap menjadi Ikanku, so..apalagi? tinggal makan terus pulang ke rumah.

         " Hey, kenapa hanya diam berdiri mematung..??"

    Ok. anggap malam ini aku tiba-tiba mengalami gangguan Hormon sehingga badanku memilih untuk berputar dan meninggalkan Arin.

Anjriiiiiiiiiiiitttttttt.......!

Kenapa godaan ini begitu kuat.....!!!

Seharusnya tadi aku sudah makan Ikan yang gurih...!

Come on Arief..,kamu sudah melewatkan kesempatan emas impian jutaan lelaki hebat..!

Betulkah...???

    Entahlah, perasaanku bergemuruh entah karena aku kehilangan kesempatan melampiaskan nafsu yang sudah di ubun-ubun atau menemukan diriku menjelma menjadi kucing yang tiba-tiba menjadi vegetarian.

***

        Kulaju mobilku dengan kecepatan tinggi, kutembus malam itu dengan pikiran yang berkecamuk.Dalam hitungan menit, aku sudah ada dibagasi mobil rumahku.

Rianti bersama Dede udah tertidur pulas di kamar kami.

Kutatap wajah Rianti yang tertidur pulas, kupandangi lekat-lekat persis pertama kali saat aku memintanya menjadi Istriku..

Ada perasaan kesal, marah, pada diriku hampir saja aku kehilangan diriku sendiri, kehilangan seorang lelaki yang ada di dalam diriku.

Lelaki yang mampu memasang popok bayinya secara tepat, Lelaki yang mampu membuat air susu dan menuangkannya di botol susu secara sempurna. Dan Lelaki yang mampu menjadi seekor kucing yang diet dihadapan Ikan kakap.


Buru-buru kuambil kamus kecil daftar LELAKI HEBAT PENAKLUK WANITA. karanganku sendiri. Kusobek-sobek dan selanjutnya kubakar, kini kusadar tak perlu punya wanita dimana-mana, tak perlu jago selingkuh, tak perlu jadi raja untuk jadi LELAKI HEBAT PENAKLUK WANITA.

Malam ini akhirnya kusadari, semenjak pertemuan kami di hari itu, Rianti telah membuatku menjadi seorang LELAKI HEBAT dengan menerima pinanganku dan hidup bersama lelaki yang biasa-biasa ini. 

Di tangan mulusnya, di baktinya di pelukannya, di senyumnya, di kecupan hangatnya, dan di dirinyalah , aku menjelma menjadi lelaki hebat.... 

***



Menemukan kembali tulisan yang pernah terposting di blog ini, mendadak ada rasa yang gimana gituu di sini....hihihihi.... 

Tiba-tiba aku merindukannya, lelaki hebatku........






16 April 2011

:: Mimpiku Terhalang Baktiku ::



Sebenarnya agak lucu  juga sih saya menuliskan tentang  ini. Tapi beberapa temen yang sudah nikah dan "khilaf" curcol soal mimpi-mimpi mereka yg terhalang karena bakti istri terhadap suami, membuat saya terpancing juga untuk membuat notes ini, hihihihi....Beberapa kali saya sempet terlibat obrolan sesat sesaat  dengan beberapa temen yang sudah menikah. Yang anehnya sebagian besar menyarankan saya, untuk jangan nikah dulu, hahhahahaha!!

Begitu rumitkah menjadi seorang wanita yang terikat dalam pernikahan....?? ah saya rasa sama saja. Nikah atau lajang sama enaknya, sama ribetnya :p  tapi mungkin persoalan after merried lebih kompleks kali yah..?? secara makin banyak yang dipikirin.  tapi inilah kesan yang saya tangkap dari beberapa obrolan sesat sesaat  dengan beberapa temen saya akhir-akhir ini.

Salah satu yang cukup menarik dan membuat saya terpancing untuk membuat notes ini, tentang "Mimpi-mimpi" yang tidak teralisasikan ketika lajang dan terus terpelihara hingga terikat dalam pernikahan. Tapi bagaimana jika pernikahan justru menjadi penghalang mimpi...??

Contoh simplenya : ( saya aja deh jadi objeknya :p)   ketika masih single saya memiliki cita-cita ingin jadi  pengacara , tapi belum sempat jadi pengacara, saya udah keburu nikah dengan seorang yang awalnya mendukung cita-cita saya ini. Tapi lambat laun, dalam pernikahan yang saya jalani, terjadi perubahan. Suami saya nih.. (heheh..agak kaku juga nulis kalimat ; SUAMI SAYA, hahahha )   mulai keberatan dengan kegiatan kerja dan kuliah saya. Dengan berbagai alasan padahal saya sebagai istri   sudah merasa sepenuhnya menjalankan kewajiban saya secara full. Tapi si suami tetap ngotot untuk menghentikan impian saya dan full menjadi Ibu Rumah Tangga...

Jika saya menolak maka beberapa tuduhan pasti akan ditempelkan di jidat saya :P
  1. Istri yang tidak sholeh, karena tidak menuruti kata suami
  2. Istri pembangkang
  3. Istri yang melawan kodratnya sebagai perempuan.
  4. Istri yang lebih memilih karir ketimbang kebahagiaan keluarganya
Dan lain-lain aja, soalnya makin lama tuduhannya makin seremmm....hihihihiih...

Jujur aja, dari contoh yang saya utarakan di atas, saya sendiri ngeri membayangkan jika saya terperangkap dalam pernikahan seperti di atas, dan sampai di sini saran temen untuk tidak buru-buru menikah sebelum ada komitmen tingkat tingggi dengan calon suami saya (eh, calon suami saya siapa nih..?? :p ) mulai masuk akal, hehehhe...

Dari contoh kasus yang saya utarakan di atas, ada pertanyaan besar l di kepala saya : " ADA KETAKUTAN APA SIH  SUAMI-SUAMI INI JIKA ISTRINYA BERKARIR DI LUAR RUMAH SELAIN MENJADI IBU RUMAH TANGGA... ??"  ( ehem, suami-suami yang tertag di notes ini mungkin bisa share...hihihihi)

Takut jika urusan Rumah Tangga terbengkalai...??? takut perhatiaan Istri tidak full lagi untuk keluarga...?? tapi bagaimana kalau istri bisa menjalankan ke duanya...??? tapi kata temen saya yang juga seorang suami dari seorang teman, perhatiaan istri yang bekerja dan tidak bekerja pasti beda dan ia lebih menyukai perhatiaan full dari istri yang tidak bekerja. (heu..?? )

Dan pernah juga saya menemukan statmen seperti ini : Lagian kalian perempuan aneh juga, kalau suami-suami mampu memenuhi segala kebutuhan RT ngapain kalian sibuk bekerja di luar...?? apa yang kalian cari...?? uang..?? tinggal minta sama suami. Gampang! ngapain melakukan hal-hal yang bisa memicu keutuhan RT..!! *sigh*

Well, saya teringat tentang obrolan saya dengan Momz, ketika saya mendadak rajin masak di dapur, dengan becanda saya berkata bahwa saya rajin masak dalam rangka mempersiapkan diri saya menjadi calon istri yang rajin memasak dan berkebun, hahahha! 

Saat itu Mamz saya berkata, sebenarnya pada dasarnya seorang perempuan memiliki naluri untuk selalu membahagiakan orang-orang yang dicintainya. Mereka akan melakukan apa saja, demi kebahagiaan keluarga mereka. Ada masa di mana perempuan akan meletakkan mahkotanya di kaki suaminya sebagai wujud baktinya, dan itu akan datang  sendirinya tanpa di minta oleh siapapun.*peyuk2 mams*


Berbekal petuah Mamz, di sini saya mulai memaklumi kekhawatiran para suami-suami, tapi sebenarnya kekhawatiran tersebut menurut saya yah, ngga perlu terlalu dihiperbolakan, apalagi sampai mengeluarkan ancaman kepada istri untuk memilih antara karir dan RT. Toh menjadi seorang istri bukan berarti menjadikan seorang perempuan menjadi manusia tanpa impian. Apalagi jika impian istri untuk masa depan keluarga juga kelak :)

Dan menutup notes ini, saya ingin memasukan quotes bijak nan keren yang saya culik dari buku terbaru Rose Heart (Risa Amrikasari) "Perempuan Suarakan Hatimu"

" Bagi saya ,sebuah Pernikahan adalah "Partnership" Di mana kedua pihak di dalamnya harus dapat saling bekerja sama, tanpa harus saling menghalangi pertumbuhan InteLektual masing - masing"   




~MN~

6 April 2011

:: Cuap-Cuap "Narsis"

Akhirya jadi juga buat postingan tentang Buku yang bersampul pink  ini, hihihihi….

Btw, sebenarnya buku ini udah saya tuntaskan di bulan kemarin. Namun karena kegiatan yang semakin menggila beberapa bulan ini, akhirnya baru semalam saya tuntaskan review singkat tentang buku ini.

Buku Narasi Romantasi (Narsis ) yang ditulis Amril Taufik Gobel yang diluncurkan di Februari kemarin, memang sangat pas hadir di bulan yang katanya penuh kasih sayang, meski saya pribadi tak sepenuhnya sepaham dengan pendapat ini.. :)

Ada 16 cerita dengan tema cinta yang ditawarkan penulis yang juga salah satu kontributor Yahoo Indonesia.

Ending yang tak mudah ditebak, kerinduan yang mendalam, taburan puisi, kenangan masa lalu dan sad story yang menyayat hati menjadi kekuatan penuh yang coba diusung oleh sang penulis.

Salah satu yang menjadi favorit saya ada pada halaman 26, “Perempuan yang menghilang dari balik hujan”  yang bercerita tentang lelaki yang mencoba bertemu dengan perempuan yang pernah menyimpan separuh hatinya di masalalu.  Puisi rindu yang diselipkan dalam cerita ini, membuat saya seolah ikut terseret ke masalalu sang tokoh.

 Selalu aku rasa…
Kita akan bercakap dalam senyap
Dengan bahasa langit yang hanya kita yang tahu..
Serta menyemai setiap harap yang kerap datang mengendap…
Lalu meresapinya ke hati dengan getir…

Selalu aku rasa…
Kamu tersenyum di sana, ketika aku pun tersenyum di sini..
Dan kita dengan bahasa langit yang kita punya itu..
Secara bersahaja menyapa larik-larik kenangan
Akan meniti setiap selasar waktu..
Bersama desir rindu menoreh kalbu..

Selalu aku rasa,
Kita tak dapat menafikan batas yang membentang..
Di mana jarak membingkainya lalu menjadikannya nyata,,

Serta merta membuat kita sadar..
Bahwa pada akhirnya, dalam pilu kita berkata;
Biarlah..
kita menyesap setiap serpihan senyap dan menikmatinya tak henti…
Hingga lelap….
Tanpa tatap, tanpa ratap…


Dan juga pada sepotong kalimat ini, Cinta selalu memendam rahasia dan misterinya sendiri pada langit dan hujan…”


Metode menulis dengan konsep  “Berjalan lurus dan focus” (Istilah pribadi :P)  yang digunakan oleh penulis membuat kita mudah memahami setiap cerita yang ada di dalam buku ini.  Penulis sepertinya mencoba menjaga kestabilan emosi pembaca sebelum menggiring kita  pada ending yang nyaris tak tertebak.

Jempol manis *dengan kuteks Pink tentunya,hihihi…* saya rasa wajib diberikan kepada Amril Taufik atau yang lebih akrab di kenal dengan Daeng Battala atas 16 karya cantiknya ini…;)

Satu hal lagi, untuk anda  yang kebetulan menyukai kopi dan mencintai hujan, buku ini sepertinya wajib masuk dalam koleksi bacaan ketika sedang menikmati secangkir kopi sambil menikmati rinai hujan. Karena cerita-cerita dalam buku ini, hampir sebagian dibalut dengan kekuatan secangkir kopi dan romantisme hujan… ;)

 Korban "Narsis"


Balada Lelaki Petang Temaram dan Perempuan Kilau Rembulan
Kumpulan Cerita Narsis (Narasi Romantis)

Penulis         : Amril Taufik Gobel
Penerbit       : Daeng Battala Publishing
Tebal           : 150 halaman.




~MN~

2 April 2011

:: Hai April..... ::

Hai April...... I'm here with my big smile..... ^______________^

Setidaknya Allah mempertemukan kita lagi,ngasih kesempatan lagi... sesuatu yang kayaknya bangsat banget kalau saya sia-sia kan... hehehhe...

Well, April ini bakalan menjadi bulan paling sibuk, jadwal ngeronda malam makin padet, project nulis makin dipergiat, kuliah lagi, dan satu hal yang pasti saya akan betul-betul menikmati ini semua. Tidak lagi seperti bulan-bulan kemarin yang penuh keluhan. Lebih banyak belajar makna bersyukur.  Insya Allah...

Eh, ada lagi... 

Saya bakalan lebih menyayangi diri sendiri, dalam arti kata, lebih banyak menghargai diri sendiri. Pernah ngga sih mikir, terkadang kita mengorbankan diri kita terlalu berlebihan untuk orang lain, sementara kita lupa memberikan sedikit penghargaan buat diri kita atas apa yang telah mampu kita lakukan untuk bertahan hidup..?? kita berlebihan mencintai orang lain tanpa menyisakan sedikit cinta dalam diri kita. Kita begitu banyak menghamburkan ribuan detik hanya untuk memikirkan orang lain yang (berangkali) tak pernah memikirkan kita sendiri...?? bahkan kita mengorbankan masa depan kita, impian kita, kesenangan kita, bahkan kesempatan untuk berbahagia! Sesekali, dalam keadaan tertentu, kita butuh egois untuk kebaikan diri kita sendiri... :) 

*Kembali memasang senyum selebar mungkin* 


 " Allah, mungkin (bukan mungkin sih, Allah. Tapi Iya...hihihihi ) saya terlalu sibuk fokus atas apa yang ngga bisa saya raih, ketimbang melihat lebih dekat apa yang sudah saya lakukan. Allah memang selalu benar dan akan selalu benar, (dan sayangnya, kita terkadang melupakan ini..) bahwa tak ada satu pun sesuatu yang digariskan oleh-Mu yang sia-sia. Saya aja yang terlalu duduls, yang selalu memasang wajah cemberut ketika menghadap-Mu dan mengeluhkan ini semua. Padahal kalau dipikir-pikir yah Allah, saya sebenarnya hanya kurang berpikir bijak melihat ini semua, padahal yang diperlukan hanya sedikit bersyukur saja untuk bisa melihat keajaiban besar di balik setiap cobaan yang Engkau berikan! hehehhe...ah, saya emang hamba-Mu yang masih sangat duduls dan sebenarnya saya beruntung banget, Engkau masih memperhatikan saya.. :) Terimakasih Ya Allah..Terimakasih... maaf yah  kalau sering melupakan ini.. :) " 



Hidup yg keren itu; hanya  dengan kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja , serta mulut yang akan selalu berdoa -5 cm-





April, genggam erat tanganku... ^^