29 Agustus 2010

:: Tentang satu detik itu... ::




Kemarin lagi asyik *dibaca lagi nyiksa diri* ngurung diri di kamar, menulis siang bolong, puanass bangeet! Eh, malah nemu kalimat ini yang pernah aku tulis untuk dia…



 “ Bukalah ke dua tanganmu…
simpanlah semua luka itu di telapak tanganmu…
lalu berikan padaku…...
Kemudian, bawalah dirimu pergi sejauh yang kau mau…
Jika suatu saat kau melupakanku..aku tak akan marah..
Nikmatilah hidupmu…bahagiakan hidupmu…
Dan jangan pernah menengok ke belakang lagi….meski aku ada di sana….."
 
*Kepada dia,  di satu detik di ujung desember 2009




Dan satu detik itu...........

Tiba-tiba aku ingat, kalimat dalam satu film yang pernah aku nonton. Dalam hidup akan ada satu detik waktu yang ingin engkau abadikan, dan tak ingin kau lupakan,meskipun akan ditukar dengan milyuran detik dalam hidupmu, engkau akan memilih detik itu untuk diabadikan..

Dan detik itu,  detik pertama kali aku merasa dia hadir utuh untuk diriku, detik pertama kali aku menatap seorang laki-laki dan berkata dalam hati, " Tuhan, jika malam ini aku tidak bisa jatuh cinta padanya, aku yakin entah kapan dan di mana aku pasti akan jatuh cinta padanya... "  dan detik yang akhirnya aku pilih untuk kuabadikan…

Hmmmmm..............

Tiba-tiba aku kangen dia..

*Ambil BB ketik sms, " Hai kamu yang di ujung sana, I Miss u alot..."

Namun....

tiba-tiba, jari-jariku memilih mendeletenya dan menekan tombol off..
 
Mulai detik ini aku akan belajar menyimpan semua ini, yang hanya untukku dan Tuhan yang tahu..;)


Bagaimanapun setiap masa ada akhirnya….

Aku hanya sedang ingin belajar menerima akhir dari masa itu dengan senyuman…;)

24 Agustus 2010

:: Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi ... ::



"...Tak ada yang muluk dari obat flu dan air putih. Tapi kamu mempertanyakannya seperti putri minta dibuatkan seribu candi dalam semalam."

Sahabatku, usai tawa ini
Izinkan aku bercerita:

Telah jauh, ku mendaki
Sesak udara di atas puncak khayalan
Jangan sampai kau di sana

Telah jauh, ku terjatuh
Pedihnya luka di dasar jurang kecewa
Dan kini sampailah, aku disini...

Yang cuma ingin diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Yang sudi dekat, mendekap tanganku
Mencari teduhnya dalam mataku
Dan berbisik : "Pandang aku, kau tak sendiri,
oh dewiku..."
Dan demi Tuhan, hanya itulah yang
Itu saja kuinginkan

Sahabatku, bukan maksud hati membebani,
Tetapi...

Telah lama, kumenanti
Satu malam sunyi untuk kuakhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji...

Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik : "Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku..."

Wahai tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi (Dewi Lestari - Rectoverso Curhat Buat Sahabat )

23 Agustus 2010

:: Sepenggal Kisah Lalu ::


 


 Sepenggal Kisah Lalu - Mhimi Nurhaeda

    Kyla berlari kecil menyusuri stapak kecil menuju rumahnya, hujan kecil yang menyambutnya ketika baru saja turun dari angkot malam itu benar-benar membuatnya tampak kacau. Berantakan, basah kuyup, seperti anak kucing yang baru saja kecebur ke dalam got.

    Tepat di depan mulut stapak terakhir menuju rumahnya, seseorang tiba-tiba menghentikan langkahnya. Jantung Kyla berdegup kencang seketika.

    “ Assalamu Alaikum Ky….”
    “ Wa..alaaikuumm…saa…laammmm……” Jawab Kyla terbata, Jantungnya semakin berdegup kencang ketika menyadari sosok lelaki yang di hadapannya.

Lelaki itu tersenyum, ditatapnya Kyla penuh kasih. Tatapan yang selalu berhasil meruntuhkan sisi kecil keangkuhan Kyla dari dulu, bahkan sampai detik ketika lelaki itu tiba-tiba memayunginya dengan payung berwarna hitam. Kyla tahu ada yang mulai runtuh pelan-pelan seiring ia tak kuasa menolak kebaikan lelaki itu.

    “ Kamu belum berubah Ky, masih selalu suka dengan hujan.Tanpa peduli kalau kamu selalu sakit, setiap habis hujan-hujanan ”
    “ I love rain, you know that…” 
    “ Yeah I know, Hmmmm……I miss you a lot Ky…..”

Kyala terdiam, pikirannya tiba-tiba melayang pada seseorang yang sudah  lama tak mengirimkan pesan itu padanya.  I miss ....mybit..

Damn!!....

Kyla tiba-tiba mengutuk dirinya sendiri.

 Seharusnya harapan itu tak pernah ada lagi. God….help me..

***

    “ Sudah berapa lama yah, kita tak pernah duduk sedekat ini…?”
    “ Hehehehe, Aku sudah lupa Rai, kau tau kan aku ini pikun…”
    “ Hahahaha, Ky..ky..kau masih selalu punya cara sendiri untuk membuatku tertawa…”

    Kyla, hanya tersenyum. Pikirannya kosong larut dalam gemerlap malam kota Makassar yang basah. Di balik kaca mobil yang tengah melaju mulus Kyla menatap kosong ruang jalan yang begitu terasa hampa sembari menangisi diam-diam Ronan Keating dengan If tomorrow never comes yang mengalun miris mengisi ruang hampa yang tiba-tiba hadir diantara keduanya. Sejenak ke duanya sepertinya larut dalam lirik-lirik yang begitu pilu itu.

    Entah mengapa, Kyla bisa menerima ajakan Rai, lelaki masa lalunya yang akhir-akhir ini sering hadir mengusik kembali hidupnya yang tengah biru.

    “ Ky, Aku bahagia sekali malam ini….benar-benar bahagia ky…”
Ky hanya terdiam, matanya masih menatap kosong lurus ke depan. Tak sedikitpun menoleh ke lelaki yang tengah menyetir di sampingnya yang sesekali mencuri pandang ke arahnya.

    “ Kebahagiaan yang sudah  lama tak pernah kurasakan, Ky…”

Ky masih diam, masih mematung.

    “ Tak peduli, kalau aku harus terbang jauh dari Kalimantan hanya untuk menemuimu…karena kebahagiaan yang sudah lama hilang itu adalah kau Ky…..”

Suara lelaki itu semakin terdengar miris, Kyla masih setia dengan diamnya.

    “ Ky, aku merindukanmu…rindu yang tak pernah pupus dari sini ky…hati ini…”

Kyla masih membisu..


    “ Kau bisa saja terus  diam, tapi aku tahu kau merasakan betul apa yang kurasakan, bagaimana merindukan seseorang begitu dalam. Bukankah kau dulu merindukanku seperti ini….?? aku tak perlu lupa itu Kyla…hari di mana kau tiba-tiba hadir di depanku dan berkata kau merindukanku..”

Kyla diam, tapi ingatannya secepat kilat ke moment itu dan menjadi kacau, ketika ia mendadak begitu merindukan seseorang yang bukan Rai. Oh..God, tak begitu berartinya kah diriku lagi untuknya..??  Kyla membathin sendiri.

    “ Kau tahu Ky…?? Aku merasa begitu special hari itu…! dan hanya kau ky..yang mampu membuatku merasa begitu sangat special ….”

Air mata kyla mulai mengalir. Hatinya pilu, kata-kata Rai, justru semakin mengkunci ingatannya pada seseorang yang hendak segera ia petikan dalam masalalunya. Lelaki yang pernah membuatnya begitu merasa special.


    “ Aku ingin pulaaaangggggggg……!!! “ Jerit Kyla, ketika ingatannya tiba-tiba stuck pada kalimat yang menggantung di inbox emailnya :.. So, even if I flirt with others, you should know that they don’t respond me the way you do..that’s what makes you special…
   
    “ Aku ingin pulaaaangggg….kumohon antar aku pulang atau turunkan aku di sini….!! “ Pinta Kyla pada lelaki yang menyetir di sampingnya. Lelaki itu begitu terkejut menemukan perubahan seketika Kyla. Kyla, perempuan yang begitu dicintainya kini penuh air mata, sedang memohon padanya dengan begitu pilu.

    “ Ada apa dengan dirimu Ky…?? Kenapa…?? “ Lelaki itu bertanya penuh cemas, ketika ia baru saja memarkir mobilnya di pinggir jalan.

    “ Aku ingin pulaaanggg Rai….!!! “ Pinta kyla dengan isak tangis yang semakin meledak yang begitu terdengar miris di telinga Rai.

    “ Tapi ada apa….?? Kenapa tiba-tiba mendadak begini ingin pulang, kita belum sampai Ky….aku masih ingin ngobrol dengan kamu Ky….” Pinta Rai dengan wajah kebingungan demi melihat perubahan emosi Kyla yang begitu mendadak.

Kyla tidak menjawab,Ia tiba-tiba membuka pintu mobil dan segera keluar dari mobil membuat Rai terkejut dan buru-buru keluar mengejar Kyla.

    “ Ky…tunggu ky…tungguuuuuu….!! Tidak begini caranya kau meninggalkan aku…!!! Aku tidak suka, aku tidak ingin seperti ini lagii…aku mohonnnnn….naik lagi di mobillll….!!! “ Pinta Rai ketika berhasil meraih tangan Kyla. Ia ingat betul kejadian berapa tahun yang lalu, kejadian yang hampir sama. Saat Kyla meninggalkannya begitu saja di jalan, ketika Rai harus jujur untuk sesuatu kebohongan yang ia tutupi dari Kyla selama dua tahun. Saat itu Kyla marah besar! Bahkan mengutuknya dan meninggalkan Rai begitu saja di jalan. Sejak saat itu Kyla begitu susah untuk ditemuinya, Kyla pergi dengan membawa semua harapan mereka. Sekaligus bagian dari Rai. Hati, hati Rai.

    Dan kini, setelah Rai berhasil mengajak Kyla bertemu dan keluar bersama, dan belum saja puas meluapkan kerinduaannya, Kyla tiba-tiba hendak mengulang kejadian yang tak ingin diingat oleh Rai! Rai begitu terpukul, Tuhan, kumohon jangan saat ini….jangan….!  pinta Rai dalam hatinya, sambil menatap wajah Kyla yang penuh air mata dan terus berusaha melepaskan genggaman tangannya.

    “ Ky, kumohon…jangan saat ini Ky…kumohon…..!!! “ Pinta Rai pada Kyla dengan wajah yang begitu pilu…

    “ Aku ingin pulang Rai, kumohon lepaskan aku….”
    “ Tidak Ky, tidak kali ini……”
    “ Rai…please, jangan membunuhku dengan cara ini…kumohon….!!” Kyla semakin memohon sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan kokoh Rai dari tangannya yang semakin erat.
    “ Kau menyakitiku Rai….!!! “ Jerit Kyla, ketika cengkraman tangan Rai mulai menyakitinya. Tapi Rai seolah-olah tak peduli, tatapannya masih penuh dengan harap, dan itu membuat hati Kyla semakin teriris pilu. Dan tiba-tiba tanpa diduga Kyla samasekali. Rai mendadak menjatuhkan setengah tubuhnya di depan Kyla.
    “ Ky…please, tidak kali ini ky…please……don’t leave me again ..jangan membunuhku dua kali Ky, kau tidak tahu rasanya hidup seperti yang kujalani selama ini, Ky……!!! “ 

    Kyla hancur seketika! Ia tak tahu, bagaimana Tuhan bisa mempermainkan hatinya seperti ini, bagaiman Tuhan tiba-tiba menghadirkan lelaki dari masalalunya. Dan di sisi lain, ada lelaki yang meninggalkannya karena sebuah  masalalu.

    Tuhan, cukup.  Aku mohon…!! Aku tak tahan lagi…..
***

   
    “ Kembalilah pada keluargamu, Rai…” Kalimat itu akhirnya keluar dari mulut Kyla, ketika keduanya kembali duduk berdampingan dalam mobil. Kali ini, mobil itu berhenti pada pinggir jalan yang sunyi.

    “ Keluarga Ky…?? Keluarga yang mana…??? Mereka bukan keluarga, tapi kuburanku. Di sanalah aku terkubur selama hampir dua tahun ini…” Kata-kata Rai begitu dingin. Tapi membuat Kyla begitu emosi mendengarnya.

    “ Apa…??? Istri dan anakmu kau katakan kuburan!!! Benar-benar terlalu kau Rai…!!! “

    “ Whatever, itu yang kurasakan selama dua tahun ini Kyla…!!!! Kau telah merenggut kehidupanku sejak malam itu kau meninggalkanku…..!! “

    “ Tapi bagaimana bisa kau menyatakan ke duanya adalah kuburan…?? Istrimu, perempuan yang rela mendampingimu meski ia tahu kau tak pernah mencintainya..perempuan yang merelakan seluruh kehidupannya untuk lelaki yang tak pernah memikirkannya sedikitpun, kau sebut itu kuburan!!! Kaulah kuburan bagi merekaaaa!!! “  Emosi Kyla meluap-meluap, membuat emosi Rai ikut terpancing!

    “ Yaaaaaaaaaaa…!!!! Aku memang kuburan bagi mereka! aku adalah batu nisan kehidupan mereka. Dan aku ingin melepas mereka untuk mencari kehidupan yang seharusnya mereka miliki…!!! Bukan mati suri bersamaku…!! “ Kata Rai nanar.

    Kyla tak mampu berkata lagi, airmatanya kembali menggenapkan rasa hancur yang ia rasakan malam ini. Tak pernah ia merasakan kehancuran hati seperti ini. Ia benar-benar merasa ada di level terendah dalam kehidupannya.

    “ Apa yang ingin kau cari dariku Rai…?? “ Tanya kyla di tengah isak tangisnya yang meraung perih. Ia begitu tak berdaya menemukan dirinya dalam permainan takdir yang sedang Tuhan berikan padanya.

    “ Kehidupan…” Jawab Rai singkat, tanpa melihat kearah Kyla. Ia memang tak pernah bisa melihat Kyla menangis. Air mata Kyla ibarat sembilu yang menyayat tubuhnya pelan-pelan!

    “ Tidakkah kau liat aku Rai..?? aku juga hanya batu nisan. Batu nisan yang tanpa nama. “ Kyla berkata dengan lemas! Ada kelelahan yang begitu sangat di jiwanya. Ia begitu sangat lelah dengan ini semua.

Rai hanya terdiam. Mematung.

    “ Rai, kita sama! Kau dan aku tak ada bedanya. Aku mencintaimu Rai! Sama seperti dulu dan itu tidak pernah berubah. Yang berubah adalah takdir diantara kita!”

    “ Aku benci takdir ini, ky! Kenapa harus aku dan kau yang harus menjalani takdir ini…?? kenapa bukan orang lain…?? “ Tanya Rai, kali ini sambil menatap ke arah kyla yang tak menatapnya lagi. Kyla tertunduk menahan isak tangisnya. Hati Rai hancur seketika. Diraihnya tangan Kyla.

    “ Ky, mengapa kita tidak menciptakan takdir kita sendiri. Lupakan semua, kita kembali bersama, aku akan mengurus perceraianku dengan istriku. Dia layak menemukan kebahagiaan lain yang seharusnya ia dapatkan. Lalu kita kembali meraih kebahagiaan kita yang tertunda..!”

    Kyla semakin tertunduk mendengar kata-kata Rai. Hatinya semakin hancur tak menyisakan kepingan sedikitpun.

    “ Ky, aku mencintaimu..! dua tahun sudah aku berusaha melupakanmu…! Aku begitu tersiksa dengan penyesalan yang kubawa selama ini. hidupku benar-benar seperti mati suri. Maafkan aku..Kyla. Aku hanya ingin bersamamu…!! Aku mencintaimu….aku tak ingin kehilangan kau lagi Kyla…..” Isak tangis Rai pun pecah,terdengar begitu menyayat. Diraihnya tubuh Kyla dalam pelukannya..!! dipeluknya tubuh perempuan yang begitu ia cintai! Perempuan yang suatu hari tiba-tiba hadir di hadapannya, mengecupnya dan berkata begitu merindukannya. Perempuan yang mampu membuatnya begitu special.

    Dan Kyla hanya diam, pasrah dalam dekapan Rai. Kyla pun hanya mampu menangis, dalam dekapan erat rai. Kyla tahu betul bagaimana memiliki perasaan yang dimiliki Rai sekarang. Kyla hanya terus menangis dan menangis…! Rai semakin mengeratkan pelukannya.


    “ Rai…….”
    “ Ya, sayang….” Jawab Rai penuh kelembutan ketika mendengar suara pelan Kyla dalam pelukannya. Dikecupnya kening Kyla dengan penuh hangat, sebelum melepaskan dekapannya. Ditatapnya wajah Kyla begitu dekat. Dihapusnya sisa-sisa air mata di wajah putih Kyla, dan perlahan menemukan wajah Kyla yang selalu dirindukannya. Yang selalu hadir dalam mimpi-mimpinya.
    “ Kau sangat cantik, Kyla…Jilbab ini semakin membuatmu cantik…..” Puji Rai tanpa melepas tatapannya pada Kyla. Kyla hanya tersenyum malu. Dan Rai selalu menyukai senyum malu Kyla…
    “ Pipimu meronah lagi…lama aku tak pernah melihat pipimu yang meronah seperti ini….” Rai menggoda kecil Kyla yang menatapnya malu-malu.
    “ Rai….”
    “ Ya…” Jawab lembut Rai, sambil terus menatap lekat ke mata Kyla.
    “ Aku mencintai orang lain….”
    “ I don’t care…” Ucap Rai tak peduli dan masih terus menatap Kyla.
    “ Sangat mencintainya….”
   
Tatapan Rai mulai goyah.

    “ Aku sangat mencintainya….

Mata Rai mulai gelisah, berkali-kali ujung ekor matanya mencari pelarian dari tatapan Kyla yang penuh cinta. Tapi sayangnya itu bukan untuknya.

    “ Aku mencintainya, meski ia tak pernah mencintaiku sedikitpun…..”

Mata Rai membulat seketika. Tapi masih liar mencari pelarian, ia mulai tak suka melihat tatapan Kyla. Di mata bening itu ada lelaki lain, bukan dirinya. Rai benci itu.

    “ Itu mengapa aku sangat mengerti keadaan istrimu..bagaimana menyimpan perasaan cinta kepada seorang yang tak pernah sedikitpun mencintai kita…! “


Kyla kembali menangis. Rai kembali mati suri.

    “ Itulah mengapa aku marah, ketika kau menyebut istrimu adalah kuburan. Karena aku tak sudi disebut kuburan oleh dia…! “

Rai masih mematung.

    “ Rai, kau pikir aku bahagia selama ini…? tidak Rai, aku tidak lebih seperti kamu. Bahkan jauh lebih parah, Jika kau menganggap dirimu adalah batu nisan dan istrimu adalah kuburan. Maka kau lebih beruntung, karena kau masih punya kuburan untuk menancapkan batu nisanmu. Sementara aku, aku hanyalah batu nisan tanpa nama dan tanpa kuburan, tragis bukan..??

Rai semakin membisu…

    “ Kembalilah ke kuburanmu Rai, Percayalah di dalam kuburan ada kehidupan yang lebih abadi…! Istri dan anakmu, adalah masadepanmu di akhirat. kita hidup untuk akhirat bukan….?? Tolonglah aku….tolonglah batu nisan yang sekarat ini….”

    Tubuh Rai beranjak pelan dari hadapan Kyla, memberi jarak dalam kebisuan. Matanya masih stuck pada tatapan penuh cinta Kyla yang tak tertuju padanya.

    “ Siapa lelaki itu…?? “ Rai bertanya, ketika ia sudah duduk diposisi setir dengan benar. Tubuhnya lemas.Kegairahan hidup yang baru saja ia raih ketika memeluk Kyla dan mengecup keningnya membeku seketika. Seperti batu nisan dalam dekapan salju.

    “ Ia tak mencintaiku, sudahlah….” Jawab kyla terdengar putus asa.
    “ Tapi kau mencintainya Kyla…”
    “ Sangat…”
    “ Seperti kau mencintaiku dulu…? ”
    “ Entahlah, yang kutahu, dia yang kucintai saat ini…”

Rai semakin membeku…

    “ Sudah malam Rai, tak perlu mengantarku, Aku akan pulang naik taxi saja..”

    “ Kau tak mencintaiku Ky…?? “ Tanya Rai lagi, tak peduli dengan ucapan Kyla barusan.

    “ Aku mencintaimu…Rai, selalu….”

    “ Lalu….?? “ Tanya Rai lagi, tanpa melihat kea rah Kyla, Tatapannya kosong, sangat kosong. Seperti ruang kosong yang tiba-tiba hadir dalam hatinya.

    “ Aku mencintaimu sekarang dan dulu! Dan aku mencintainya sekarang dan nanti  dan dia….” - Kyla menarik nafasnya yang terasa berat, sebelum melanjutkan kalimatnya- "  Dan dia mencintai perempuan lain, dulu, sekarang dan nanti...." Ada Tsunami yang tiba-tiba menghantam hati Kyla, menyapu habis semua harapan yang tersisa di hatinya.

Hati Rai kosong,membeku.

    “ I love you Rai. Bye…!! “  Kyla bergegas turun dari mobil Rai,. Ditutupnya pintu mobil Rai dengan sangat pelan. Seakan ingin melihat wajah Rai untuk terakhir kalinya, lelaki yang ia cintai sekarang dan dulu.  Dan seiring wajah Rai yang  hilang dari balik pintu mobil, Dunia Kyla pun perlahan kosong…..
***



20 Agustus 2010

:: Blogshop Pesta Blogger Angin Mammiri 2010 ::

Blogshop Pesta Blogger+ 2010 di Makassar, dan Mini Pesta Blogger+ Makassar oleh Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri dan Pesta Blogger+ 2010






Datang dan ikuti yaaaaa!!! Gratis!

Contact Person : Nanie - 04112434624

17 Agustus 2010

:: Dan pada akhirnya ::


*Btw, sebelum lanjut ini adalah posting terbanyak di blog ini yang saya lakukan  dalam sehari...:p


Entah bagaimana memulai ini semua, saya hanya lelah untuk mengeluh. Karena saya menyadari mengeluh tidak akan menyelesaikan permasalahan tapi hanya akan menambah beban terhadap masalah yang sedang dihadapi. 

Setiap orang punya masalah, dan setiap orang pasti punya cara yang beda-beda dalam menyelesaikan masalahnya.Dan kemampuan mereka untuk tetap bisa survive pasti beda.

Begitu juga dengan saya, yah saya. Saya hanya manusia biasa seperti layaknya manusia-manusia yang ada di bumi ini dengan seribu satu permasalahan. Seminggu ini, saya berasa pengen hilang ditelan bumi saja. Ingin sembunyi.....entah mengapa awal ramadhan ini saya benar-benar dihantam badai dari segala arah. Permasalahan kantor, rumah, teman sampai permasalahan hati. Semua datang menyerbu, bertubi-tubi...sampai pada satu puncak saya merasa benar-benar berada di titik terendah dalam hidup saya. Putus asa. Merasa satu-satunya manusia yang paling tidak bahagia di bumi. Astagafirullah...


Lalu akhirnya saya memilih untuk berhenti berfikir. Saya benar-benar lelah. Dan dalam kelelahan ini, saya mengerti jika ada beberapa yang mencoba mendekati, menawarkan hati untuk berbagi rasa. saya bukannya tidak butuh seseorang untuk berbagi ini semua. Tapi tidak saat ini. Tidak saat ini disaat saya sedang menikmati semua permasalahan yang terjadi dalam hidup saya. 
Saya bukannya sombong, karena memilih tetap sendiri menjalani ini semua. Saya hanya tidak ingin menyeret-nyeret orang dalam proses pendewasaan hidup yang tengah saya jalani. Kalau pun saya membutuhkan seseorang, maka yang saya butuhkan adalah seorang  SAHABAT. 

Maafkan saya, jika harus dengan sangat terpaksa melakukan hal yang mungkin menyakitkan bagi orang lain. Maafkan saya. Saya bukannya tidak mengerti bagaimana rasanya hati yang terbaikan. Oh..tidak, jangan coba  ragukan saya dalam soal persoalan  ini. Saya tahu benar rasanya disakiti, saya tahu benar rasanya diabaikan, dan saya tahu benar rasanya perihnya dicintai dengan setengah hati. Bahkan saya tahu sampai detil-detilnya rasa sakit dari cinta yang tak terbalas. Saya tahu itu kawan. Dan karena itu lah saya terpaksa melakukan hal yang mungkin menyakiti perasaan seseorang. Tapi saya yakin sakitnya itu tidak seberapa ketimbang semua rasa sakit yang perna saya alami.   


Lalu kecewakah saya dengan kehidupan saya..?? awalnya iya, oh come on....saya bukan malaikat dan memang tidak pernah berniat ingin jadi malaikat. Saya sudah cukup puas dengan predikat saya sebagai manusia dengan segala keterbatasan. Dan pelan-pelan saya mulai menikmati ini semua, meski tidak sepenuhnya. Karena adakalanya kerapuhan menggoda saya untuk kembali meratapi ini semua. Tapi disaat kerapuhan itu kembali hadir yang saya butuhkan adalah : SAHABAT. Tidak lebih. Hanya seorang sahabat.

Dan untuk seorang sahabat yang tersakiti, maafkan saya...sungguh pun saya ingin..memiliki rasa yang engkau miliki, dan kemungkinan kelak ini akan jadi cerita penyesalan baru dalam hidup saya karena  mengabaikan kehadiranmu. Kalau pun itu terjadi, saya hanya bisa tersenyum dan berharap dan terus berharap semoga masih ada  kesempatan-kesempatan baru untuk saya. Amien....

" When I give my heart, I give it completely Or I will never give my heart " - (when I fall in love -Celine Dion)

:: Kawan, jangan marah... =((


Entah bagaimana menjelaskan ini kawan...
Entah bagaimana membuatmu mengerti..

Bukan hati yang tengah membeku...
Bukan tak ada rasa di sini...

Hanya engkau terlalu berharga untuk jadi penambal hati yang sedang compang-comping ini....


Kawan jangan marah...seperti ini..mendiamkanku..serasa aku benar-benar tak layak berteman dengan siapapun...

Bukan kau tak berharga..

Kau sungguh berharga.....

Hanya situasi ini terlalu berat..
Hanya hati ini terlalu lemah untuk menerima hati lain..

Kawan jangan marah...

sungguh aku teramat lelah dengan situasi ini...

Kawan jangan marah...


Sungguhpun kuingin....

aku hanya tak berdaya kawan....

Jangan marah kawan.......



:: Missing Star ::

: Missing Star::
-Yuna-



I can’t never really tell you
Why i’ve been missing you a lot
And i just have to take another look
Of your photo in my wallet



And there’s no reason why
I keep your t-shirt by my side when i sleep
Return when you really gone........



It’s like a missing star
That’s always been up in your sky
It’s like the rainbow never comes after the rain
It’s like the sun never rises in every of your mornings
How am i supposed to live without those things
There are all you…









Link Lagu ini 

http://www.youtube.com/watch?v=-NqGyBUl3kg&feature=related

11 Agustus 2010

:: Kebahagiaan Itu Luas ::

Kemarin kantor saya merayakan hari ulang tahunnya. Layaknya acara ulang tahun perusahaan berbagai persiapanpun dilakukan menjelang hari ulang tahun. Kebetulan saya di bag. pelayanan yang mana bagian ini adalah bagian utama dalam pelayanan di kantor saya. Sehingga kami yang berada di bag. ini tidak terlalu banyak dilibatkan dalam persiapan hari ulang tahun perusahaan kami. Tapi syukurlah saat acara makan-makan mereka tidak lupa melibatkan kami, hehehe..

Saat panitia memanggil tim pelayanan untuk bergabung di pesta ulang tahun yg sedang berlangsung dan sekaligus makan siang bersama, Maka dengan segenap perut keroncongan kami pun menyerbu tempat acara yang berlangsung di halaman samping kantor saya.


Ketika sedang mengantri bersama temen-teman untuk mengambil makanan. Mata saya menangkap sekelompok orang tua yang berusia senja, yang saya kenal sehari-harinya bekerja sebagai pencabut rumput dan tukang siram tanaman kantor. Mereka menyatu dengan pegawai-pegawai lainnya tanpa risih sedikitpun. Saya diam-diam tersenyum melihat tingkah pola mereka, lucu dan sekaligus mengharukan. Entah mengapa saya mulai menikmati cara makan mereka yang begitu bergairah ,mulai dari tumpukan nasi + lauk di piring mereka yang begitu banyakl, cara mereka melahap makanan mereka, tawa, dan pancaran kebahagian dari wajah mereka yg nampak begitu berseri-seri..


Saya tidak ingin berasumsi macam-macam tentang mereka, meski kiri kanan saya sempat mendengar celaan tentang mereka. Saya hanya melihat mereka adalah orang-orang yang tengah bahagia.
Entah mengapa, rasa lapar yg sedaritadi menyerangku hilang seketika. (padahal, sy orangnya yg ngga kuat tahan lapar lho, pokoknya lapar = harus makan!!) :p

Tapi siang itu rasa lapar saya terganti dengan kebahagian yang tiba-tiba memenuhi ruang dalam tubuh saya. Bahagia melihat wajah-wajah orang tua lusuh itu yang menikmati makanan mereka.



" Tidak selamanya kebahagiaan tergantung dari apa yang kita inginkan, Kebahagiaan itu luas, alam menyajikan begitu banyak kebahagiaan, tak ada "kavling" dalam kebahagiaan "


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MENJALANI
SEMOGA IBADAH PUASA KITA MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN 
LAHIR DAN BATHIN



SALAM

Mhimi Nurhaeda

8 Agustus 2010

:: Minggu (Tidak) Tenang @ Office.. ::

Seharusnya minggu ini, minggu tenang bagi aku. Setidaknya itu impianku untuk beberapa hari setelah sakit di minggu ini. Tapi nyatanya jadwal kerja yang padat menjelang bulan Ramadhan membuatku  mau tak mau  kembali terseret kerja di hari minggu ini . Fiuhhh.....

Seperti biasa, jika bekerja di hari minggu aku selalu meluangkan waktu untuk memposting beberapa tulisan yang sudah aku buat di malam sebelumnya. Sebenarnya ada 7 tulisan pendek yang sudah jadi. Sudah sesuai yang kutargetkan minggu ini. salah satunya yang kelar dan seharusnya kukirim di milist RHW hari ini adalah naskah cerita yang kuambil dari cerita hukumku yang ada di buku Good Lawyer season-2 . Begitu pun dengan review singkat novel seorang teman. Dan draft tulisan yang rencananya aku buat untuk mengikuti lomba tulisan Daeng Bisot juga sudah kelar dan tinggal mengedit sana-sini. Setidaknya 7 tulisan pendek ini yang kubuat dalam minggu ini kelar sesuai harapan.


Tapi semua kerja kerasku beberapa hari di tengah masa-masa recovery  yang aku jalani, seakan menguap begitu saja, setelah kusadari aku lupa membawa FLASHDISK...huhuuhuhu...


Hancur minang...


Pupuslah sudah...


Melayanglah dua amplop....xixixixiix...



Yeahhh....sudahlah kata Bondan...

Rejeki emang selalu kemana-mana... :p



Btw, apa kabar semuanya....?? harapanku sebagai manusia yang biasa-biasa ini...semoga hari ini menyenangkan untuk sobat semua...


Happy weekend...



*Kembali kerja dengan jiwa melayang di Flasdisk yang terletak di atas meja kerja di kamarku yang nun jauh di mata dekat di hati..........


4 Agustus 2010

:: Finally I Lost My Big Tree ::



...Finally I Lost My Big Tree.....






Thanks.......for all... ^_~

1 Agustus 2010

:: Morning Coffee ::


Hal yang paling saya suka, jika masuk kantor di hari minggu seperti ini, adalah INTERNETAN SEPUASNYA, heheheheh....*nyengir karyawan kualat* lol


:: Morning Coffee  ::



Notes yang sedang saya tulis dan yang sedang anda baca saat ini (GR amat ada yg mau baca :p)  adalah notes yang udah lamaaaaaaaaa bangeeet di pesan oleh my big brother ;Nanda...* pasang wajah cool tak berdosa*  Hehehehhe...sori Bro, baru bisa buat notesnya, entar deh  sy kasih sekarung Jengkol penebus dosa :p * Oups, keingat chat kemarin di YM,hihihihihi..*

 Secara spesifik Nanda emang ngga ngasih petunjuk detail notes ini mau dibuat bagaimana, hanya ngasih judul dan pesan notes yang bisa membangkitkan gairah semangat...:D
Nah, kata ' semangat' ini yang membuat saya selalu mentok duluan untuk memulai membuat notes ini *ngeles  no.1* secaraaa...saya ini bukan motivator ulung yang mampu membakar semangat orang-orang lewat tulisannya, bukan tukang nulis yang mampu membakar semangat orang-orang untuk mendadak jadi orang kaya dengan singkat..! apalagi saat Nanda reg, notes ini, sy bener-bener sedang mengalami masa-masa down...*ngeles no.2*  gimana mau buat orang lain semangat, kalau sayanya aja lagi krisis "semangat" hiihihihi.....

Namun insiden pagi hari tadi, yang sy sebut : Jeweran Tuhan. Tiba-tiba membuat saya ingin segera menulis notes ini.

Minggu ini adalah hal yang terberat yang saya alami (Lagi) kalau dalam novel Harry Potter, saya semacam kena kutukan " DEMENTOR" sejenis sihir  yang mampu menghisap segala kenangan kegembiraan dan kebahagiaan seseorang hingga  yang tertinggal hanyalah  segala kesedihan dan ketakutan di kepala.  Saya betul-betul merasa kosong...dan bener-bener ketakutan akan yang namanya alone.


 -Dementor-


Saya adalah tipikal manusia yang susah dimengerti maunya, kata Alm. Sahabat sy; MMM (Mhimi Mood-Mood-Tan..:p ) dan tidak semua orang bisa bertahan berteman dengan saya. * Sambil melihat "jejeran pendek" manusia-manusia yang masih terus bertahan berteman denganku*   salah satu orang yang paling bertahan itu adalah Alm. Sahabat saya ini. Semalam sy mimpi bertemu dia. Hehhee....sy merasa dia tahu kalau sy butuh dia. Dalam mimpi kita ngga bercerita layaknya dua orang sahabat, hanya tersenyum. Tapi saya merasa itu sudah lebih dari jutaan bab cerita yang ingin kami bagi. Dan paginya saya terbangun dengan cara yang amat mengejutkan : 


Bukkk...........!!!!


SAYA TERJATUH DARI TEMPAT TIDUR yang lumayan TINGGI saudara-saudara...!!



Pala saya  sakit banget, terbentur lantai kamar!!! huuhuhuhu.... :((

sambil megang pala yang rada-rada benjol, saya berjalan ke arah cermin rias yang berada tak jauh dari TKP jatuhnya saya dari tempat tidur.  And weitssss.........sy tiba-tiba terkesima dengan penampakan yang ada di cermin. Seorang cewek dengan dress baju  tidur berwarna hitam yang seksi, rambut terurai berantakan sambil megang palanya yang benjol, it's me...OMG, kenapa saya manis banget pagi in,i hihihihihi......dengan genitnya saya memainkan rambut panjang saya depan cermin...memoles bibir saya dengan lipsblam..dan mengikut gaya salah satu idola saya : Marlyn Monroe,hhahhaha....



Yeah....saya memang pecinta Marlyn Monroe sejati ,hihihihi....sejak menemukan buku biografi tentang Marlyn Monroe, saya langsung jatuh cinta padanya, dan tergila-gila banget dengan  quotes-quotesnya yang  rada-rada "nakal dan centil" hihihihi....
"I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle. But if you can't handle me at my worst, then you sure as hell don't deserve me at my best."

Ini adalah quotes Marlyn Monroe yang membuat sy jerit-jerit kesetanan dalam hati *untung dlm hati :P*  bahwa di quotes itu adalah diri saya, it's me..!!! dengan segala kenarsisan dan ke-lebay-an yang saya miliki, saya yakin Merlyn Monroe mewariskan quotesnya itu untuk saya,hahahahaha......

Sometimes, saat kita melakukan kesalahan-kesalahan,  hal yang pertama kali kita lakukan adalah "menyudutkan" mencari pembenaran-pembenaran terhadap kesalahan yang kita perbuat. Hal yang wajar sebenarnya. Bukan masalah besar. Santai saja.. yang jadi masalah jika kita mulai larut dengan kesalahan yang kita perbuat, menyudutkan diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, bersepakat dengan semboyan : life is sucks indeed 


Anjritttttttt........!! *mendadak mengutuk diri sendiri*

Seminggu ini saya terjebak dalam situasi ini...argghhhhhhh....bahkan orang-orang yang sebenarnya tak tahu mengapa ikutan kena imbas dari kutukan Dementor yg menyerang diriku...hikz...

Saya hampir kehilangan hal-hal yang penting dlm hidup saya..! inilah saya sebenarnya, dengan segala kerapuhan yang saya miliki,  I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle.

Saya tidak akan pernah menyalahkan if one by one they walk away leave me alone...  seperti yang saya tulis sebelumnya, terlalu sulit orang yang berada di sisi saya jika dalam keadaan seperti ini. Dan dalam situasi seperti ini kutukan Dementor pun bekerja dengan cepatnya menguasai diriku, memupuskan harapan-harapan yang kumiliki.... membuatku bener-bener menjadi orang yang merasa paling tidak bahagia di dunia. Dementor sialan....!!!

Jika Harry Potter menggunakan matra potronus sambil mengingat hal-hal bahagia yang pernah ia alami untuk menghilangkan ketukan Dementor dalam dirinya. Maka saya menggunakan Cermin...hihihihihi...

Yeps, dengan melihat ke cermin, saya pelan-pelan menyadari satu hal, bahwa apa yang ada dalam diri saya tentu bukan sesuatu yang sia-sia diciptakan Tuhan untukku. Rambut panjangku yang terurai berantakan pagi ini, Palaku yang rada-rada benjol, mataku yg sembab, senyumku yang lucu, oh..yah..yah..lemak di tubuh ini,hahahhaha.....ini semua ciptaan Tuhan. Dan Tuhan tidak menciptakan itu semua tanpa alasan  dan itu  yang saya pelajari diam-diam pagi itu, hasilnya : SAYA TERLAMBAT PAGI  INI MASUK KANTOR...hahahha...

Dengan secangkir moccacino di pagi ini , maka saya memulail menulis notes ini, menuangkan semua apa yang berkecamuk dalam diri saya. Dan kurasa " Bercermin dan melihat ke dalam diri kita lebih dalam adalah salah satu matra Patronus saya untuk menghilangkan kutukan Dementor dan mengembalikan kehidupan saya yang berantakan seminggu ini...:D

Kita tidak mungkin meminta kebahagian pada orang lain, jika kita tidak mampu membahagiakan diri kita, menghargai diri kita, peduli diri kita, bahwa masing-masing kita ada mahluk yang special setidaknya untuk diri kita sendiri ..;)



Thanks God untuk menjewerku pagi ini..........